Kamis, 19 Sep 2019 18:22 WIB

Banyuwangi Gelar Kompetisi eSport

Ardian Fanani - detikInet
Foto: (Ardian Fanani/detikcom) Foto: (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi mengelar kompetisi eSport pertama kalinya. Even yang berlangsung 18-19 September ini diikuti 217 peserta SMA dan mahasiswa se-kabupaten.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan ajang perlombaan eSport ini untuk mewadahi minat dan bakat generasi muda di Banyuwangi. Karena di era saat ini eSport telah menjadi trend hobi generasi milenial.


"Kami memberikan wadah untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang ini. Karena kita tidak dapat membendung tren yang terus berkembang, yang bisa kita lakukan adalah mengarahkan agar tidak melampaui batas," kata Bupati Anas kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).

Saat ini, kata Anas eSport juga sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang masuk kualifikasi Pra Olimpiade. Ini menjadi kesempatan bagi anak-anak muda untuk mengembangkan hobinya ke level profesional.

Banyuwangi Gelar Kompetisi eSportSuasana lomba (Ardian Fanani/detikcom)

Jika dikelola dengan positif dan profesional, eSport akan sama dengan olahraga dan industri lainnya yang menghasilkan peluang dan keuntungan. Banyak bidang yang baru yang muncul seperti player, pelatih, manajer, caster eSport, broadcasting e-sport dan lain sebagainya.

"Ajang ini juga untuk mencari bakat gamer yang nantinya bisa berkompetisi baik di level tingkat nasional bahkan dunia," ujarnya.


Ditambahkan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Budi Santoso, animo peserta kompetisi ini sangat besar. Saat pendaftaran jumlahnya mencapai 2.000 orang. Kompetisi ini telah dimulai dengan babak penysihan sejak satu bulan lalu.

"Peminatnya ternyata ribuan tapi untuk even pertama ini kami batasi, karena fasilitas pendukungya masih terbatas. Ke depan akan kami tingkatkan," kata Budi

eSport ini juga sebagai pengembangan Kabupaten Banyuwangi sebagai daerah yang telah bertransformasi sebagai daerah yang maju dalam bidang teknologi informasi. Sebanyak 1.000 titik WiFi tersedia di seantero kabupaten. Jaringan fiber optik juga telah mengaliri 189 desa se-Banyuwangi.

Banyuwangi Gelar Kompetisi eSportSuasana lomba (Ardian Fanani/detikcom)

Even yang juga didukung perusahaan teknologi Dell ini mempertandingkan game-game populer. Seperti Mobile Legend, Arena of Alor (AOV), Counter Strike Global Offensive (CS:GO), Defense of the Ancients (DOTA), Player Unknown's Battleground (PUBG) dan Free Fire.

Ditambahkan perwakilan Dell Jawa Timur, Sugeng Sumarto mengatakan eSport telah menjadi sebuah dunia baru yang menjanjikan. Bahkan penjualan notebook khusus gaming telah mengalahkan penjualan notebook konvensional. Dell sendiri telah mengeluarkan seri notebook gaming G3 dan G7.

"Dua tahun ini perkembangan eSport luar biasa. Hadiah eSport bahkan mengalahkan pertandingan olahraga konvensional. Ini juga berkorelasi pada penjualan notebook, pertumbuhan notebook gaming bisa 10 persen secara nasional. Sementara notebook konvensional justru stagnan karena sudah terconvert ke smartphone dan tablet," pungkasnya.

Simak Video "Wow, Pasutri ini Mengaku Miliki Lahan 2 Kali Luas Pulau Madura"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)