Sabtu, 20 Jul 2019 17:01 WIB

Perlu Tahu! 5 Profesi Selain Pro Player di eSport

Tim Aegis - detikInet
Ilustrasi eSport. (Foto: Grandyos Zafna) Ilustrasi eSport. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Keliru jika menurutmu ranah eSport cuma menjanjikan profesi pro player alias pemain profesional. Ada sejumlah lapangan kerja lain yang juga bisa ditekuni.

Di ranah eSport, eksistensi pro player alias pemain profesional memang menonjol. Itu lazim mengingat ajang ini toh memang melibatkan adu teknik antara para pemain-pemain pro.

Namun, industri ini sebenarnya punya sejumlah profesi lain yang bisa ditekuni jika kamu memang berniat terjun ke dalamnya. Penasaran? Yuk simak profesi tersebut di bawah ini:

1. Caster

Caster, atau komentator, adalah orang yang memandu jalannya pertandingan atau turnamen eSport. Caster yang baik mampu membuat penonton larut dalam emosi sehingga kompetisi menjadi lebih hype.

Bisa dibayangkan ketika Dota 2 tidak memiliki caster seperti TobiWan dan LD. Pasti kalimat-kalimat terkenal "Sylar to fall! Liquid are doing it" tidak akan muncul.




2. Analis

Ada banyak fungsi seorang analis di dalam eSport. Tapi pada umumnya analis adalah seorang "partner in crime" dari caster. Seorang analis akan memberikan insight atau knowledge bomb kepada para viewer turnamen saat pertandingan berlangsung.

Biasanya analis berlatar belakang mantan pemain pro seperti Fogged. Tetapi ada juga analis yang punya background edukasional seperti Nahaz.

Nahaz sendiri merupakan analis unik karena memiliki gelar profesor dan juga dosen ekonomi di universitas ternama di Amerika Serikat. Hal ini mencerminkan eSport bisa saja digeluti beragam kalangan.

3. Coach

Coach adalah jantung dari tim eSport. Tidak banyak yang sadar, tetapi apabila diamati baik-baik seorang coach punya peran vital bagi kemenangan tim dalam meraih trofi di turnamen-turnamen besar.

Hampir semua tim yang pernah menang turnamen besar selalu memiliki coach dan analis untuk membantu meningkatkan performa tim baik dari segi moral maupun teknis.

Di samping itu coach juga dapat membantu tim dengan menjadi seseorang yang netral dalam menanggapi kekalahan dan kemenangan.




4. Observer

Kalau saja tidak ada observer maka viewer bisa jadi akan bosan bukan kepalang. Observer bertugas untuk menjadikan pengalaman menonton eSport menjadi lebih baik. Momen-momen penting dalam game harus bisa tertangkap oleh observer.

Aksi-aksi yang kadang lucu atau dramatis bisa saja tidak tertangkap kamera apabila observernya kurang andal. Oleh karena itu observer harus dapat mengamati jalannya pertandingan secara menyeluruh.

Observer yang jempolan akan membuat viewer bisa mendapatkan experience yang menyenangkan ketika menonton jalannya pertandingan eSport.

5. Manajer

Manajer tim bertugas membantu proses administrasi dan juga pengelolaan kebutuhan dari tim. Biasanya manager bertugas untuk mengatur jadwal latihan tim dan juga kebutuhan tim saat turnamen.

Selain itu manager juga membantu timnya untuk mendapatkan endorse atau menghubungkan player dengan sponsor. Peran manajer sangatlah penting karena manajer yang baik bisa bikin player lebih fokus menjalankan tugas utamanya di turnamen.

Buat kalian yang berminat menekuni dunia ini, profesi apa yang bakal kalian incar? Yuk komentar di bawah artikel ini ya!




------

Buat kalian yang ingin ikut berkontribusi di dunia esports Indonesia, yuk gabung sebagai coach atau content creator di Aegis. Nggak kalah seru juga kalau kamu Ingin lebih jago di game favoritmu. Yuk gabung dengan AEGIS, First Indonesia Educational Esports Platform!

Kunjungi
AEGIS (Akademi Esports Indonesia)
www.ae-gis.id
Instagram : aegis.gg
Facebook: @aegis.id





Simak Video "Kemeriahan Kompetisi PUBG Mobile di Jakarta "
[Gambas:Video 20detik]
(krs/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com