Selasa, 14 Mei 2019 06:03 WIB

Apex Legends Bakal Cekal Pemain yang Sekadar 'Nebeng'

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Electronic Arts Foto: Electronic Arts
Jakarta - Game multiplayer tentu membutuhkan semua pemainnya untuk bekerjasama agar bisa menang. Tapi masih saja ditemukan pemain yang menyumbangkan kontribusi paling kecil tapi ingin mendapat reward yang sama dengan pemain lainnya yang bersusah payah.

Game battle royale Apex Legends pun mengalami fenomena yang disebut piggy-backing ini. Respawn, selaku pengembang Apex Legends, pun akan menindak keras pemain malas seperti itu.




Dalam sebuah utas di sub-Reddit r/ApexLegends, Respawn menggolongkan piggy-backing sebagai pemain yang memanfaatkan pemain lain di kelompoknya untuk bisa meingkatkan levelnya dengan cepat tanpa benar-benar berpartisipasi dalam game.

Dilansir detikINET dari Polygon, biasanya pemain malas ini hanya diam saja atau sekedar bertahan hidup hingga akhir game untuk mendapatkan reward. Sepanjang game, mereka tidak pernah mengumpulkan senjata, melepaskan tembakan, tidak mengakibatkan kerusakan atau memberikan kontribusi lainnya.

Pemain yang ketahuan piggy-backing akan dicekal untuk sementara waktu, atau permanen jika kasusnya sudah ekstrem. Kebijakan baru ini akan mulai diterapkan dalam update Apex Legends mendatang.

Pengumuman ini pun disambut dengan kritik dari pemain Apex Legends karena dianggap tidak cukup untuk mencegah praktek piggy-backing. Tentu saja ini merupakan masalah yang cukup sulit diselesaikan oleh Respawn mengingat saat ini Apex Legends hanya memiliki mode multiplayer.




Ada pemain yang berargumen bahwa pemain malas yang sudah mendapat peringatan dari Apex Legends bisa saja memberikan kontribusi paling minimum untuk menghindari pencekalan. Selain itu ada juga pemain yang mengusulkan agar ada fitur yang memungkinkan mereka untuk melaporkan pemain yang malas.

Tapi ada juga yang mengaku bahwa skill mereka memang belum terlalu jago, sehingga strategi mereka terlihat seperti piggy-backing seperti deskripsi Apex Legends.

"Saya payah dalam membidik jadi satu-satunya kesempatan bagi saya adalah berlarian dan bertahan hidup, menembak orang lain supaya anggota skuad lainnya membunuh mereka untuk saya. Ini merupakan satu-satunya cara untuk saya menang - setidaknya saya tidak curang, saya hanya tidak bisa membidik," tulis seorang pemain.


(vim/fyk)