Kamis, 27 Des 2018 15:01 WIB

Kementerian Pendidikan Jepang: Game Mobile Merusak Mata

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi game mobile. Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono Ilustrasi game mobile. Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Jakarta - Kesehatan pelajar di Jepang kini menjadi perhatian Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Sains, dan teknologi Jepang.

Secara spesifik, kesehatan yang dimaksud adalah kesehatan mata. Karena dalam tes terakhir, ada 25,3% pelajar yang gagal mencapai skor 1.0 di tes penglihatan. Menurut Kementerian itu, game mobile adalah 'tersangka' utama yang mengakibatkan hal ini.

Tingginya jumlah pelajar yang gagal dalam tes penglihatan ini disebut sebagai angka tertinggi dalam sejarah Jepang, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (27/12/2018).

"Menurut para ahli, hal ini bisa dikaitkan dengan meningkatnya jumlah waktu yang dihabiskan untuk melihat layar karena penggunaan ponsel dan game mobile," tulis kementerian tersebut.


Namun ada juga pihak yang mengungkap keragu-raguannya akan hal ini, yaitu apakah game mobile dan ponsel yang menjadi penyebab utama menurunnya kesehatan penglihatan para pelajar.

Di sisi lain, game mobile adalah industri yang sangat besar di Jepang, bahkan nomor 3 terbesar di dunia. Maka dari itu, tak aneh memang jika banyak orang di Jepang -- termasuk pelajar -- yang menghabiskan waktunya untuk melihat layar ponsel untuk bermain game. (asj/rns)