Paten ini pertama dikirimkan ke United State Ptent and Trademark Office (USPTO) pada Maret 2018 lalu. Namun, baru kali ini paten ini terendus oleh publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Casing Nintendo untuk smartphone. Foto: Nintendo |
Casing-nya sendiri akan terhubung ke ponsel pada bagian belakang dari casing itu. Ketika ditutup, sebagian besar layar ponsel akan tertutup dan ponsel akan menjelma sebuah perangkat Game Boy. Menariknya, tombol di casing tersebut akan berfungsi penuh dengan terhubung ke layar ponsel.
Casing Nintendo untuk smartphone. Foto: Nintendo |
Layaknya sebuah Game Boy, casing itu mempunyai tombol A dan B, sebuah tombol arah, dan tombol start serta select. Namun, tombol L dan R yang ada di Game Boy Advance tak ada di dalam casing ini, demikian dikutip detikINET dari Business Insider, Minggu (6//10/2018).
Baca juga: 10 Karakter Terpopuler Nintendo |
Sampai saat ini, Nintendo memang tak mempunyai software Game Boy baik untuk Android maupun iOS. Tetapi, jika casing ini benar akan diproduksi massal, Nintendo tentu harus merilis game retro dari console handheld itu ke perangkat Android ataupun iOS.
Sebelumnya jejak Nintendo di ranah perangkat mobile terbilang sukses. Pada Juli 2016 mereka merilis Pokemon Go yang sangat populer di masanya. Lalu ada juga Fire Emblem Heroes yang meraup pemasukan lebih dari USD 400 juta sejak diluncurkan pada Februari 2017. 400 juta sejak diluncurkan pada Februari 2017. (agt/agt)
Casing Nintendo untuk smartphone. Foto: Nintendo
Casing Nintendo untuk smartphone. Foto: Nintendo