Senin, 27 Agu 2018 18:41 WIB

Ini Alasan AOV Ikut di Asian Games 2018

Tia Reisha - detikInet
Foto: Dok. Tencent/AOV Foto: Dok. Tencent/AOV
Jakarta - Asian Games 2018 menghadirkan cabang olahraga terbarunya tahun ini, yakni e-sports. Sejumlah game terpilih untuk dilombakan dalam cabor ini, salah satunya adalah Arena of Valor (AOV) yang didirikan Tencent.

"AOV ini dipilih oleh Federasi e-sports Internasional karena game ini adalah salah satu game MOBA paling populer di dunia di mana telah dimainkan lebih dari 80 negara," ujar Ketua Umum Indonesia e-sports Association (IeSPA) Eddy Lim, dalam Press Conference yang digelar di The Ritz-Carlton, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Eddy pun mengungkapkan alasan lain atas terpilihnya AOV untuk didemonstrasikan dalam Asian Games 2018 yakni karena game ini memiliki strategi permainan yang fair. Hal tersebut, menurut Eddy, telah memenuhi kriteria untuk masuk dalam e-sports Asian Games 2018.


"Sebelum kami memilih AOV, kami mengamati bahwa game AOV ini dari sisi strategi itu fair, jadi maksudnya benar-benar masuk dalam kategori e-sports," lanjutnya.

AOV dianggap fair karena memiliki Hero Balance di mana equipment ataupun skin tidak akan mempengaruhi kekuatan hero yang digunakan. Skin tersebut hanya berfungsi sebagai atribut tambahan untuk sekadar mengubah tampilan hero.

Eddy juga menyampaikan, berdasarkan hasil survei, generasi muda lebih menggandrungi olahraga seperti e-sports. Hal ini dibuktikan dengan jumlah penonton olahraga tradisional yang semakin sedikit dan rata-rata umurnya semakin naik.


Dalam kesempatan yang sama, Head of AOV Marketing Director Fenfen You pun mengungkapkan rasa bangganya karena AOV terpilih untuk didemonstrasikan dalam cabor e-sports di Asian Games 2018.

"Kami bangga AOV menjadi satu-satunya game MOBA yang masuk dalam e-sports Asian Games 2018. Ini merupakan langkah besar dalam event olahraga internasional seperti Asian Games," ujarnya. (idr/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed