Senin, 11 Jun 2018 21:44 WIB

Game Lawas Mulai Dibuat Modern, Bakal Jadi Tren?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Tetris. Foto: GettyImages Tetris. Foto: GettyImages
Jakarta - Dua game lawas, Tetris dan Minesweeper, seakan dibuat lebih segar agar dapat mengikuti perkembangan yang ada. Untuk nama pertama, permainan yang dirilis pertama kali pada 1984 tersebut mendapat nama Tetris Effect untuk seri terbarunya.

Adalah Enhance Games, perusahaan software yang berdiri pada 2014, pengembang di balik modernisasi franchise Tetris. Tak tanggung-tanggung, mereka menggabungkan game lawas tersebut dengan virtual reality.

Nantinya, terdapat lebih dari 30 level pada Tetris Effect, termasuk di dalamnya masing-masing sebuah set di bawah air dan luar angkasa. Dunia di sekitar permainan tersebut pun akan bereaksi tergantung dari bagaimana user bermain.

Tetris Effect akan dirilis untuk konsol PlayStation 4 pada musim gugur tahun ini, ditambah dengan dukungan terhadap PlayStation VR, sebagaimana detikINET kutip dari The Verge, Senin (11/6/2018). Sebelumnya, Enhance Games juga sudah memiliki judul permainan di dalam platform PSVR, yaitu Rez Infinite.


Kemudian, ada Delete, game yang bisa dibilang sebagai penerus Minesweeper, permainan lawas bawaan sistem operasi Windows. Berbeda dengan Tetris Effect yang merupakan bagian dari franchise Tetris, Delete sama sekali bukan versi terbaru dari Minesweeper, hanya konsepnya saja mirip, yaitu menghindari ranjau di balik kotak.

Selain itu, masih terdapat sejumlah perubahan yang membedakan Delete dengan Minesweeper. Pertama, Delete mengusung bentuk kotak tiga dimensi sedangkan Minesweeper. dua dimensi. Selain itu, dalam game Delete, pemainnya tak cuma diwajibkan untuk membuka kotak yang tidak berisi ranjau dengan menekan bagian kanan mouse, namun juga harus menemukan di mana jebakan itu berada.

Pony selaku pengembang game tersebut menanamkan 50 level yang tak satupun dibuat secara acak. Setiap levelnya didesain dengan tingkat kesulitan tertentu merujuk pada sudah seberapa terbiasa user memainkan Delete. Jika pemain sudah terbiasa dengan puzzle yang ada, maka game akan menambahkan elemen baru.

'Kelahiran kembali' dari dua game lawas, yang sama-sama dirilis tahun ini, bisa jadi akan membuat para pengembang untuk mempertimbangkan dalam melakukan pembaruan pada sejumlah permainan populer zaman dahulu. 3D Pinball Space Cadet mungkin bisa menjadi pilihan bagi para developer.




(mon/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed