Senin, 11 Des 2017 18:34 WIB

'Industri Anime China bakal Salip Jepang'

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Ilustrasi (Foto: Istimewa) Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Jakarta - Masifnya ekspansi China di berbagai belahan dunia terasa di sejumlah industri, mulai dari otomotif, gadget, hingga industri hiburan anime.

Salah satu produser anime asal Jepang bahkan mulai khawatir dengan perkembangan anime China yang pesat.

Yoshitada Fukuhara, produser anime Kemono Friends beberapa waktu lalu memposting pernyataan mengejutkan lewat Twitter. Menurutnya industri anime Jepang bisa saja tersalip oleh industri anime China.

"Walaupun industri animasi di China baru saja dimulai, aku yakin mereka bakal menyusul kita dalam hal produksi di tiga tahun mendatang dan kemampuan dalam waktu lima sampai 10 tahun lagi," cuit Fukuhara seperti dikutip detikINET dari Rocket News 24, Senin (11/12/2017).

Tweet dari Fukuhara ini sontak menimbulkan diskusi di antara netizen Jepang. Beberapa follower Fukuhara bahkan menyebut jika China sudah menyusul Jepang dalam hal kuantitas produksi dan teknik mereka untuk animasi 2D dan 3D sudah sampai pada level yang dihargai.

Meski demikian, Fukuhara berpendapat bahwa daya tarik animasi Jepang di luar negeri adalah konten berorientasi dewasa yang lebih canggih.

Baru-baru ini China dan Jepang berkolaborasi dalam sebuah proyek animasi. Namun Fukuhara menduga bahwa aransemen ini tidak memiliki masa depan untuk Jepang.

Menurutnya, sekali China sudah mempelajari trik perdagangan, melanjutkan kerjasama dengan Jepang akan menjadi tidak masuk akal bagi mereka.

Ada beberapa masalah yang dialami Jepang terkait situasi ini. Salah satunya adalah, banyak dari industri anime dan fandom (fans kingdom) atau fans loyal yang melihat Jepang sebagai Tuhan tak terkalahkan dari anime dan memandang China akan selamanya menjadi pengikut.

Namun, pada kenyataannya China sendiri mulai memacu kecepatan dalam perkembangan industri anime. Sehingga hal inilah yang patut diwaspadai oleh kreator anime di Jepang. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed