Senin, 27 Nov 2017 09:44 WIB

Duh! Star Wars Battlefront 2 Dianggap Game Judi

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Star Wars Battlefront 2. Foto: istimewa Star Wars Battlefront 2. Foto: istimewa
Jakarta - Mekanisme loot box atau bisa disebut sebagai kotak hadiah sebagai bagian dari sistem mikrotransaksi dalam video game memang bukan hal yang baru. Namun belakangan mekanisme ini menuai kontroversi.

Memuncaknya kontroversi ini tak lain disebabkan oleh game Star Wars Battlefront 2. Banyak yang menilai jika loot box dalam game besutan Electronic Arts (EA) ini terlalu berlebihan.

Bahkan hal ini sampai mengusik komisi pemerintah Australia yang mengatur regulasi perjudian dan minuman keras (VCGLR). Malah menurut komisi tersebut, seperti dikutip detikINET dari Attack of the Fanboy, Senin (27/11/2017), loot box di dalam game apapun itu disebut sebagai judi.

"Apa yang terjadi dengan loot box merupakan perjudian menurut definisi Legislasi Victorian," ujar koresponden VCGLR Jarrod Wolfe.

Meski menyebut loot box sebagai judi, pemerintah Australia lantas tidak serta merta memblokir game yang mengandung elemen tersebut atau memberikan regulasi di negaranya. Menurut Wolfe, ada masalah yuridiksi di sana dan kurangnya wewenang untuk menyelidiki hal tersebut.

Walau demikian, menurut Wilfe ada alternatif lain untuk mengatasi hal tetsebut, seperti misalnya bekerjasama dengan agensi yang lain.

"Jika perusahaan ini ingin memasukkan elemen signifikan dalam judi di produk mereka, mungkin kami bisa bekerjasama dengan Lembaga Klasifikasi Australia untuk memastikan jika segala produk semacam itu dan ada monetisasi akan masuk dalam rating R," pungkasnya.

(mag/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed