Bertajuk The Age of Empires: Castle Siege, game buatan Microsoft ini pertama kali memulai debutnya di platform Windows Phone pada 2014 lalu. Satu tahun sesudahnya, Microsoft memutuskan untuk memboyong game ini ke platform iOS.
Baru di 2017 ini, The Age of Empires: Castle Siege memijakkan kakinya di Google Play Store. Berbeda dengan The Age of Empires yang Anda kenal di PC, The Age of Empires: Castle Siege bukan game real-time strategy (RTS), melainkan game tower defense.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: istimewa |
Secara gameplay, Anda bisa memiliki salah satu dari sejumlah peradaban yang disodorkan, antara lain Britons, Teutons, dan Kievan Rus. Sama seperti game The Age of Empires pada umumnya, di sini Anda akan membangun Keep dan membentenginya dari serangan musuh.
Game ini, seperti dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (6/7/2017), memiliki fitur di mana player bisa melakukan penelitian. Hanya saja, penelitian membutuhkan waktu dan sumber daya.
The Age of Empires: Castle Siege juga menyuguhkan Hero yang diambil dari tokoh-tokoh sejarah ternama, seperti Saladin, Richard the Lionheart, dan Joan of Arc. Karakter ini bisa Anda rekrut untuk berperang bersama Anda.
Fitur terakhir yang tak kalah menarik adalah penyimpanan antar platform. Bila Anda memiliki akun Xbox Live, maka Anda bisa melanjutkan permainan dari platform ke platform, seperti dari Android ke iOS, ke Windows Phone, dan sebaliknya. (mag/rns)
Foto: istimewa