Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Game Call of Duty Jadi Inspirasi Tato Pemain Arsenal

Game Call of Duty Jadi Inspirasi Tato Pemain Arsenal


Kris Fathoni W - detikInet

Foto: istimewa
Jakarta - Pemain Arsenal Hector Bellerin punya sejumlah tato di tubuh. Rajahan-rajahan itu punya kisah masing-masing; dari keluarga sampai video game.

Pemain internasional Spanyol berusia 21 tahun itu rupanya sangat dekat dengan keluarga besarnya. Bellerin pun merajah tubuhnya agar keluarganya senantiasa dekat dengannya.

"Yang pertama, rosario, dikarenakan nenek saya biasa membelikan itu buat saya. Tapi tentu saja saya tak bisa main memakainya karena Anda tak boleh mengenakan perhiasan," ucap Bellerin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi pada akhirnya saya memutuskan untuk menjadikannya tato saja. Kalau tidak keliru saya melakukannya saat berumur 15-16 tahun, dan itulah yang pertama," masih dalam wawancaranya dengan
The Sun.

Game Call of Duty Jadi Inspirasi Tato Pemain ArsenalFoto: Julian Finney/Getty Images

"(Tato) di lengan saya ini seluruhnya mencerminkan keluarga saya; adik sepupu, nenek, saudara perempuan, ibu dan ayah, juga kakek saya. Lalu (tato) di lengan kanan saya ini artinya 'teman' dalam aksara Arab dan saya membuatnya bersama-sama dengan seorang teman.

Paradise 😎🌴

A photo posted by hectorbellerin (@hectorbellerin) on Jul 10, 2016 at 4:08am PDT




"Yang merajah tangan saya ini seorang artis tato yang luar biasa, ia hebat sekali. Sakit sekali saat ditato, tapi setelah selesai dan saya melihat hasilnya, saya benar-benar terkesima," tutur pesepakbola yang sempat mengenyam akademi Barcelona sebelum direkrut Arsenal pada 2011 tersebut.

Game Call of Duty Jadi Inspirasi Tato Pemain ArsenalFoto: screenshot detikINET

Bellerin dikenal sebagai penyuka video game. Ia bahkan punya sebuah tato yang terinspirasi dari kesukaannya terhadap game first person shooter (FPS) Call of Duty. Tato itu bertuliskan 'tato', bahasa Spanyol untuk teman, yang ia buat bersama-sama sobatnya seperti Jon Toral, Emilio Martinez, dan Ignasi Miquel.

"Saat itu kami ada di Yunani dan kami suka sekali memainkan Call of Duty, dan tag kami adalah 'tato'. Jadi saya pun membuat rajahan itu dalam aksara Yunani, sebagai pengingat persahabatan kami. Sekarang kami masih tetap saling kontak kendatipun berada di negara-negara berbeda," sebut Bellerin. (krs/rou)
TAGS







Hide Ads