Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Sulit Bersaing dengan Pokemon Go'

'Sulit Bersaing dengan Pokemon Go'


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Foto: Achmad Rouzni Noor II/detikINET
Jakarta - Banyak perusahaan pembuat game yang kecolongan dengan suksesnya game Pokemon Go di pasaran. Mereka pun mengakui kesuksesan itu sulit untuk disaingi.

Belasan eksekutif dari perusahaan seperti Sony Corp hingga Rovio -- pembuat Angry Bird -- mengakui kalau Pokemon Go akan sangat sulit untuk dilawan, bahkan beberapa di antaranya bilang kalau bersaing dengan mereka hanya akan membuang-buang waktu.

Dengan dikibarkannya 'bendera putih' ini, mungkin dalam waktu dekat belum ada game mobile berkualitas semacam Pokemon Go yang akan dirilis ke pasaran, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (10/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para eksekutif itu pun menyebut kalau ratusan developer di perusahaannya masing-masing tengah mempelajari bagaimana Pokemon Go bisa meraup peminat yang sebesar itu.

"Saat ini bukanlah saat yang tepat untuk merilis sebuah pengalaman (augmented reality). Momen ini seperti sudah dipesan, menurutku, untuk Pokemon Go," ujar Neil Young, CEO N3twork Inch, perusahaan developer game, yang juga mantan group general manager di Electronic Arts.

Kesuksesan Pokemon Go membuatnya bisa meraup pemasukan USD 200 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun dalam waktu sebulan sejak pertama diluncurkan. Pemasukan Pokemon Go ini didapat dari pembelian di dalam game oleh para pemainnya.

Pemasukan itu dua kali lebih banyak dibanding dua game populer lain dalam durasi waktu yang sama, yaitu Clash Royale dan Candy Crush Soda Saga, menurut data yang dirilis oleh Sensor Tower, sebuah perusahaan analisis. (asj/fyk)
TAGS





Hide Ads