Seperti dikutip detikINET dari Independent, Jumat (15/7/2016), sejak Pokemon Go dirilis, nilai Nintendo telah naik sebesar 50% berdasarkan harga saham. Tepatnya di kisaran 25,7 miliar poundsterling.
Meski baru hadir di sedikit negara yakni Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat dan yang terakhir, Inggris, Pokemon Go telah diperbincangkan di seluruh dunia termasuk Indonesia. Di AS, game itu menjadi aplikasi mobile tersukses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat bagaimana game ini menjadi fenomena sosial di AS, kenaikan saham itu memang bisa dipahami meski belum jelas seberapa banyak akan menghasilkan keuntungan," ucap Toshiyuki Kanayama, analis di Monex Securities.
Di Indonesia dan juga di seluruh kawasan Asia, game ini belum resmi diluncurkan. Namun banyak yang mengakalinya dengan menginstal dari situs pihak ketiga.
Sempat ada rumor berkembang kalau Nintendo dan Niantic siap meluncurkan Pokemon Go secara resmi minggu ini di Asia. Namun rumor ini sudah ditepis dan penggemar masih harus sabar menunggu versi resminya. Mungkin Nintendo masih mempersiapkan servernya agar kuat melayani gamer di banyak negara.
(fyk/rns)