Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Coleco Charmeleon, Nostalgia Asyiknya Konsol Cartridge

Coleco Charmeleon, Nostalgia Asyiknya Konsol Cartridge


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Jakarta - Semakin canggihnya perkembangan teknologi ikut mempengaruhi perkembangan dari industri game itu sendiri. Meski demikian, tak sedikit yang ingin bernostalgia mengenang masa-masa kejayaan gaming retro.

Inilah yang tengah dilakukan oleh sebuah perusahaan game bernama Coleco. Perusahaan game yang berdiri sejak tahun 1932 di Amerika Serikat ini punya ide unik untuk bagaimana mengembangkan kembali sebuah konsol berbasis catridge.

Cartridge sendiri dikenal sebagai cikal bakal gaming konsol sebelum kemunculan teknologi CD, DVD, atau bahkan Blu-ray yang kini dipakai oleh konsol current-gen. Memiliki desain atau bentuk yang gemuk, cartridge punya ciri khas tersendiri yang bakal selalu dikenang oleh gamer lawas, yakni ditiup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gamer lawas kerap meniup-niup lubang pada cartridge apabila game tidak mau jalan. Hal tersebut dilakukan tak lain untuk menghilangkan debu yang menempel di dalam cartridge. Percaya tak percaya cara ini sering ampuh membuat cartridge kembali normal.

Coba mengulang masa-masa itu, Coleco pun berniat untuk merilis mesin konsol bernama Coleco Charmeleon. Mesin ini rencananya akan rilis di tahun 2016.





Dalam penggarapannya, Coleco menggandeng Retro Video Game Systems, startup yang baru saja merilis kampanye sistem Retro VGS di sebuah situs crowdfunding. Nantinya Coleco Charmeleon bisa memainkan game 8, 16, hingga 32-bit.

Dalam pernyatannya, President Retro Video Game Systems Mike Kennedy mengatakan jika mesin konsol tersebut ibarat sebuah surat cinta bagi semua mesin game berbasis cartridge yang hadir sebelumnya.

"Ini akan membawa gamer dan keluarga kembali ke masa muda, di mana game adalah tentang gameplay yang hebat dan menyenangkan," ujar Kennedy dikutip detikINET dari IGN, Selasa (22/12/2015).

Sayangnya, tidak ada informasi mengenai harga. Namun, melalui Twitter developer konsol ini menjanjikan harga yang dibanderol akan sangat terjangkau.

(mag/rns)







Hide Ads
LIVE