Senin, 31 Agu 2015 16:11 WIB

PHK di Induk Angry Birds Berlanjut

Rachmatunisa - detikInet
Jakarta - Rovio berupaya merampingkan perusahaannya agar bisa bertahan. Pembesut game mobile Angry Birds ini akan memangkas total 39% karyawannya di seluruh dunia.

Ini adalah yang kedua kalinya Rovio mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) kurang dari setahun. Sebanyak 260 karyawan akan terkena dampak PHK ini di divisi game, media dan consumer product.

Bermarkas di Espoo, Finlandia, Rovio seperti dilansir Forbes, Senin (31/8/2015), punya kantor di Stockholm, London, New York, Los Angeles, Vancouver, Shanghai, Seoul dan Tokyo.

Melihat bagaimana Rovio kini berjuang mempertahankan Angry Birds sangat kontras jika dibandingkan beberapa tahun lalu. Pada 2009, Angry Birds dirilis di perangkat mobile, dengan iOS sebagai platform pertama.

Aplikasi ini dengan cepat menaiki tangga popularitas. Game burung-burung ngamuk ini kemudian merambah platform lain dan populer dimainkan banyak orang secara global kurang dari dua tahun.

Tak hanya game, Rovio juga menuai popularitas berkat kesuksesan lisensi karakater Angry Birds. Mulai dari merchandise seperti boneka, t-shirt, buku, pulpen dan permen sampai theme park dan channel kartun.

Namun bisnis merchandise tidak sesukses game yang menjadi bisnis utamanya. Maret lalu, pendapatan untuk kategori 'consumer product' di 2014 adalah 41.4 juta euro, turun 43% dari tahun sebelumnya. Sementara pendapatan di bisnis game di periode yang sama adalah 110,7 juta euro. Angka ini naik 16% dari tahun sebelumnya.

"Melihat kondisi finansial kami saat ini, kami harus fokus di area yang memperlihatkan performa terbaik," kata CEO Rovio Pekka Rantala.

Berkaitan dengan PHK, Rantala menambahkan bahwa para staf yang bekerja untuk Angry Birds movie yang akan dirilis pada Mei 2016, tidak akan terkena dampak pemangkasan karyawan.

Rovio saat ini punya lebih dari 20 game dan baru merilis Angry Birds 2 bulan lalu. Versi terbaru Angry Birds tersebut sudah di-download lebih dari 50 juta kali.

Namun tetap saja, popularitasnya tidak menyamai Angry Birds versi pertama. Saat ini ada lebih banyak game mobile yang mencuri perhatian. Angry Birds 2 kalah pamor oleh game seperti Game of War, Clash of Clans, dan Candy Crush Saga.

(rns/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed