Sayangnya kabar terbaru mengatakan jika Nintendo belum punya daftar nama yang bakal diajukan untuk mengisi jabatan tersebut. "Mereka mengatakan belum memutuskan siapa yang bakal menjadi CEO selanjutnya, jadi belum ada kepastian," ujar Japan Asia Securities Deputy General Manager, Mitsuo Shimizu dikutip detikINET dari Reuters, Senin (13/7/2015).
Meski saat ini belum ada nama yang tepat untuk menggantikan pria kelahiran 6 Desember 1959 silam itu, namun perusahaan mengatakan jika divisi pengembangan untuk saat ini akan ditangani oleh Senior Managing Director Genyo Takeda dan Game Designer Shigeru Miyamoto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi secercah harapan bagi Nintendo. Ada banyak ekspektasi yang muncul seputar kerjasama dengan DeNA dan itu mengarah kepada game online," papar Shimizu.
Sementara itu analis Deutsche Bank, Hanjoon Kim mengatakan bahwa kematian Iwata merupakan kekalahan bagi Nintendo, terutama karena Iwata lah yang menjadi pemimpin strategi baru dalam gaming smartphone.
Pun begitu, ia juga mengatakan jika Takeda dan beberapa dewan redaksi lainnya sudah bersama dengan perusahaan selama beberapa dekade dan mampu mempertahankan rating saham Nintendo.
(ash/ash)