Pendiri sekaligus CEO Touchten, Anton Soeharyo tak mengungkap jumlah pendanaan yang mereka terima dari dua investor tersebut. Namun mereka katanya punya tujuan besar untuk jadi pengembang game mobile nomor satu di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.
"Ini adalah awal dari perjalanan yang mengasyikan, dan ketika perusahaan game besar seperti Gree mengetuk pintu lalu menawarkan bantuan, kami harus mengambilnya," kata Anton dalam email yang diterima detikINET, Kamis (9/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 2013 mereka juga kembali meraih pendanaan dari CyberAgent Ventures, TMS Entertainment -- anak perusahaan Sega Sammy, dan UOB Venture Management.
(rou/rou)