Salah satu fitur yang diunggulkan adalah emotional intelligence para pemain, di mana emosi mereka bisa berubah-ubah sesuai situasi dalam pertandingan. Apalagi? Berikut penjabarannya yang dihimpun dari berbagai sumber.
Suasana Pertandingan Dinamis
Dibangun berdasarkan desain karakter penonton di FIFA 14, FIFA 15 dibekali berbagai penambahan reaksi fans selama pertandingan. Misalnya, mereka akan menyanyikan lagu spesifik sesuai tim yang didukungnya.
Komentator pertandingan pun didesain bisa menanggapi reaksi terbaru para penonton ini dan membicarakannya. Suasana pertandingan pun menjadi makin hidup.
EA Sport menambahkan pula beberapa animasi baru pada para karakter pemain. Gerakan-gerakan kecil para pemain bola terlihat lebih mendetail. Perlakuan khusus diberikan pada pemain bintang yang terlihat semakin realistis.
Misalnya saja Gareth Bale yang dalam game ini hampir selalu akan mengutamakan kaki kiri untuk menendang, seperti yang dilakukannya di dunia nyata. Gaya ribling dan kontrol bola Bale pun kian mendekati kenyataan.
Emotional Intelligence
Sebagai upaya membuat game lebih hidup, EA Sport memberikan emosi pada karakter pemain sesuai keadaan pertandingan. Misalnya saja jika dalam 10 menit pertama pemain ditekel, dia mungkin akan baik baik saja dan langsung bangkit tanpa menunjukkan emosi berlebihan.
Tapi jika terus-terusan dilanggar, maka pemain tersebut mulai bereaksi dan tampak marah-marah. Antara rekan setim pun bisa terjadi pertentangan, misalnya jika seorang pemain tidak juga mengoper bola dan bermain individualistis, ia akan diprotes pemain lain.
Menurut EA Sports, ada lebih dari 600 raksi emosional yang bisa ditunjukkan pemain selama pertandingan berlangsung. Memang tidak ada hubungannya dengan gameplay, tapi membuat aksi pemain lebih nyata.
"Para pemain akan mengekspresikan berbagai emosi yang berkembang berdasarkan bagaimana game berjalan dan mereka memiliki tanggapan tentang rekan setim maupun lawan," klaim David Rutter, Executive Producer EA Sports.
Grafis Memukau & AI Makin Pintar
Dengan sebutan living pitch, suasana lapangan menjadi semakin hidup. Sebagai contoh, jika seorang pemain melakukan tekel, kakinya akan meninggalkan jejak di lapangan. Jejak kaki pemain pun juga banyak bermunculan. Kemudian jika hujan turun, maka kaos pemain pun terlihat kotor.
Karakter pemain di FIFA 15 dibuat semakin nyata, dengan fisik lebih baik. Saling dorong dan tarik menarik kaos antar pemain pun dirancang semakin realistis.
"Secara visual, game ini adalah langkah terbesar dalam franchise FIFA. Ini adalah level yang belum pernah dilakukan sebelumnya, " kata David Rutter.
Fitur baru ditambahkan saat pemain bermain melawan komputer atau AI (Artificial Inteligence). EA mengklaim bahwa jika pemain unggul dari tim AI, maka tim AI ini akan cenderung memainkan bola panjang untuk langsung menyerang di menit-menit akhir.
Kemudian jika mereka unggul dan pertandingan hampir berakhir, tim AI akan menghabiskan waktu dengan mengoper oper bola atau bertahan total. Mirip dengan tim sungguhan di dunia nyata.
(fyk/ash)