Tidak dijelaskan apa yang mendasari keputusan King tersebut. Namun badan paten dan merek dagang AS masih mencantumkan 'candy' dalam daftar antrean permohonan pematenan.
Seperti diketahui, awal tahun ini badan paten dan merek dagang Uni Eropa menganugerahkan 'candy' resmi menjadi trademark perusahaan yang berpusat di Inggris ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"King telah menarik pengajuan pematenan kata 'candy' di AS, yang didaftarkan pada Februari 2013, sebelum kami mendapatkan hak atas nama Candy Crusher," kata juru bicara King seperti dikutip dari News Softpedia, Kamis (27/2/2014).
"Kami rasa memiliki hak atas Candy Crusher adalah pilihan terbaik untuk melindungi Candy Crush di pasar AS. Ini tidak mempengaruhi trademark 'candy' di Uni Eropa. Dan kami akan terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi properti intelektual kami," tambahnya.
(rns/ash)