PS4 memang dipercaya dapat meningkatkan pendapatan Sony, namun hal itu diprediksi baru bisa terjadi dalam waktu yang cukup lama, tapi nyatanya tidak.
Hingga akhir Desember 2013 divisi game Sony mencatat pendapatan hingga 441.8 miliar yen, dan 4,35 miliar yen di antaranya disumbangkan oleh PS4. Padahal konsol ini baru saja dipasarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya hal serupa tidak dialami oleh divisi yang mengelola Vaio. Sony kini terpaksa menjual brand tersebut ke salah satu investor Jepang bernama Japan Industrial Partners dengan nilai kesepakatan yang ditaksir mencapai 50 miliar yen (Rp 5,9 triliun).
Akibat akusisi tersebut Sony akan banyak melakukan penghematan, salah satunya dengan merumahkan 5.000 tenaga kerja yang berada di berbagai negara.
(eno/ash)