Pada ajang Game Developers Conference beberapa waktu lalu, President Nintento Satoru Iwata sempat mengungkapkan alasannya untuk tidak merilis game di ponsel atau pun jejaring sosial.
Nintendo menganggap, game pada platform tersebut hanya mengejar kuantitas, bukan kualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada pun dilontarkan Reggie Fils Aime selaku President and chief operating officer Nintendo America. Baginya, Nintendo belum bisa merangkul pengembang game pemula yang sebagian besar memasarkan hasil karnyanya di Android Market dan iTunes.
"Hingga saat ini kami tidak ada rencana untuk bekerjasama dengan developer 'garasi', karena bisnis kami memang tidak mengarah ke sana," ujarnya, dikutip detikINET dari CVG, Rabu (22/3/2011).
Pernyataan kedua petinggi Nintendo tersebut langsung saja menimbulkan kontroversi di kalangan pengembang game. Pasalnya, banyak yang beranggapan bahwa developer pemula sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Rovio contohnya, pengembang tersebut sudah berhasil meraup jutaan dollar AS melalui game fenomenal, Angry Birds.
(eno/rou)