"Kami memperingatkan kepada para pengguna agar hati-hati ketika menggunakan controler wireless PS3 palsu yang tidak jelas kualitas, keamanan dan asal usulnya. Sebab perangkat itu suatu saat bisa menjadi barang yang berbahaya," tukas Sony, yang dikutip detikINET dari situsnya, Jumat (24/9/2010).
Sony berkomentar demikian tentu bukan tanpa sebab. Raksasa elektronik asal Jepang ini sebelumnya mendapati cukup banyak alat pengendali bajakan PS3 di pasaran. Sehingga pada akhirnya dirasa perlu adanya aksi untuk meredam peredaran barang-barang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak disebutkan memang ada berapa banyak controler PS3 palsu yang wara-wiri di pasaran. Yang pasti, hal ini dapat berpengaruh terhadap pendapatan Sony.
Sebab biasanya, alat aspal tersebut biasanya berharga lebih murah ketimbang barang aslinya, sehingga cukup membuat pengguna tertarik untuk berpaling.
(ash/rns)