Hubungan saling menguntungkan diantara Zynga dan Facebook merenggang ketika keduanya gagal mencapai kesepakatan. Rumor yang beredar menyebutkan, Facebook berencana menonaktifkan notifikasi untuk Farmville, bahkan sampai mengancam akan menghentikan semua game Zynga. Kabar tak sedap ini tak ayal memanaskan hubungan mereka. Juru bicara Facebook pun buru-buru membantah kabar ini.
Permasalahan sebenarnya bermula ketika Facebook mengumumkan beberapa perubahan butir kesepakatan dengan pihak pengembang, dimana dalam perubahan tersebut tercantum bahwa Facebook berhak menarik komisi sebesar 30% dari semua transaksi keuangan yang terjadi di situsnya. Demikian keterangan yang dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (19/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar kedua pihak sama-sama diuntungkan, dibuatlah kesepakatan baru, yaitu memungkinkan Zynga memperluas penggunaan mata uang virtual Facebook --Facebook Credits-- dalam gamenya.
Namun baik Facebook maupun Zynga menolak menjelaskan dengan rinci butir kesepakatan tersebut. Lalu apakah setiap pengembang telah menukar semua uangnya dengan Facebook Credits demi mengamankan kesepakatan? Keduanya pun tidak menjawab dan enggan menyebutkan jaminan bahwa Facebook benar-benar tidak akan memangkas keuntungan Zynga. Namun yang jelas, seperti dikatakan CEO Zynga Mark Pincus, kesepakatan ini membuat kedua belah pihak merasa senang.
CEO Facebook Sheryl Sandberg pun mengungkapkan hal senada. "Kami sangat puas bisa mencapai kesepakatan baru. Jalinan kerjasama ini akan meningkatkan pengalaman bagi pengguna Facebook yang memainkan game Zynga," tandasnya. (rns/rns)