Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Suami Kerja Rodi, Istri-Istri Pembuat Game Protes

Suami Kerja Rodi, Istri-Istri Pembuat Game Protes


- detikInet

Jakarta - Istri-istri pengembang game yang bekerja di Rockstar San Diego melayangkan surat protes terbuka. Mereka mengeluhkan kondisi kerja para suami yang bagaikan kerja rodi.

Seperti dikutip detikINET dari IGN, Sabtu (9/1/2010), surat terbuka itu dikirimkan ke situs Gamasutra. Disebutkan bahwa kondisi pekerjaan di Rockstar San Diego makin memburuk sejak Maret 2009.

Konon, beberapa orang pada level manajemen di pengembang game itu melakukan tekanan sehingga memaksa karyawan bekerja 12 jam per hari. Libur antara Natal dan Tahun Baru, yang seharusnya ada, pun ditiadakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih parahnya lagi, manajemen Rockstar San Diego mengingkari janjinya akan ada kompensasi untuk jam kerja yang panjang. Uang kesehatan dan uang lembur pun disebut-sebut hilang.

Surat tersebut dinyatakan sebagai upaya mendorong perbaikan kondisi kerja di Rockstar San Diego. Selain itu, pengirimnya mengancam tindakan hukum akan diambil jika perusahaan tempat para suami bekerja itu tak melakukan perbaikan dalam minggu-minggu ke depan.

Aksi para istri ini rupanya bukan pertamakalinya terjadi di industri game. Pada 2004, istri pengembang game di Electronic Arts melakukan langkah serupa.

EA pun pada akhirnya harus berhadapan dengan gugatan Class Action dari para pekerjanya. Hal ini berbuntut kewajiban EA membayar lembur pada pekerjanya dengan nilai total mencapai USD 14,9 juta (sekitar Rp 136 miliar).

Rockstar San Diego adalah bagian dari pengembang game Rockstar Games, yang dikenal dengan seri Grand Theft Auto. Sedangkan game yang dilahirkan Rockstar San Diego adalah seri Midnight Club, Rockstar Games Presents Table Tennis dan Red Dead.

(wsh/wsh)






Hide Ads