Demikian hasil studi Universitas Rochester yang dikutip detikINET dari Megagames, Selasa (27/1/2009). "Secara garis besar, bahkan bagi pemain yang kerap memainkan game berisikan kekerasan, sebuah kekerasan dalam game bukanlah sebuah nilai lebih," ujar Andrew Przybylski sebagai penyelenggara riset tersebut.
Bukannya kekerasan, pemain ternyata lebih menikmati tantangan dalam game. Baik gamer yang berpengalaman maupun yang baru lebih menyukai game yang memberikan kesempatan mereka untuk mengatasi tantangan, merasa efektif, dan memiliki banyak plihan strategi dan aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT