Dikutip detikINET dari The Register, Jumat (16/1/2009), dua lelaki yang tinggal di kota Kopenhagen ini rupanya bermain dengan volume yang amat keras pada malam hari. Para tetangga pun mengira terjadi insiden penembakan dan mereka menghubungi aparat berwajib.
Polisi setempat pun segera tanggap bergerak ke lokasi kejadian. Kehebohan terjadi. Dengan senjata lengkap para polisi berteriak dengan pengeras suara agar kedua gamer itu menyerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
John Hansen dari kepolisian Kopenhagen menerangkan bahwa pihaknya tidak pernah mengabaikan laporan tentang insiden penembakan. Namun memang beberapa kali mereka kecele seperti dalam kejadian tersebut.
(fyk/faw)