Dikutip detikINET dari Softpedia, Jumat (9/1/2009), dalam game ini, pemain bertugas membunuh sebanyak mungkin warga Palestina dalam waktu tiga menit. Diilustrasikan sebuah komentar dari Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert yang memuji tindakan menghabisi penduduk di jalur Gaza.
Dalam game yang dirilis belum lama ini, pemain dapat membangun berbagai perangkat militer dan bangunan-bangunan seperti markas yang digunakan untuk menyerang Gaza. Singkat kata dalam game ini, ditunjukkan betapa tidak seimbangnya kekuatan yang dimiliki Israel dan Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepertinya si pencipta game yang tidak disebutkan identitasnya ini ingin menyampaikan sikap politiknya terkait konflik Israel-Palestina melalui game flash tersebut. Namun bisa jadi game ini justru menyulut amarah pihak-pihak yang berkeyakinan bahwa Palestina adalah pihak yang benar dan Israel salah, karena game tersebut tidak menginformasikan tetang situasi dan riwayat konflik. (faw/ash)