Penasaran, detikINET pun mengadunya.
Kedua game populer itu adalah Plant vs Zombie yang merajai kategori aplikasi berbayar di App Store dan Zombie Farm yang duduk di jajaran elit pada kategori aplikasi gratis.
Plant vs Zombie, selanjutnya kita sebut saja PvZ, adalah game dari PopCap.
Penerbit game ini memiliki reputasi yang sangat baik dalam hal game-game casual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Zombie Farm adalah game dari thePlayForge. Penerbit game ini memang relatif baru dan mungkin kurang akrab di telinga gamer.
PvZ: Tanaman Penghalau Zombie
Cerita PvZ berkisar pada pemilik rumah (sang pemain) dan tetangganya yang bernama Crazy Dave. Dihadapkan pada serbuan zombie, pemilik rumah harus menanam tanaman anti zombie di halaman rumahnya.
Tanaman yang tersedia cukup beragam dan lucu. Mulai dari penembak kacang polong (Peashooter), tanaman pemakan zombie (Chompers) hingga jamur yang mampu menghasilkan sinar matahari (Sun-shrooms).
Gerombolan zombie yang menyerbu pun tak kalah seru. Mulai dari zombie biasa (Zombie), zombie penari dengan kostum mirip Michael Jackson di video klip Thriller (Dancing Zombie) hingga zombie yang menunggangi mesin pembuat es (Zomboni).
PvZ: Rajin Menanam dan Pandai Memilih
Dalam PvZ, pemain dituntut untuk pandai-pandai memilih tanaman yang akan digunakan untuk menghalau zombie. Awalnya sih sederhana saja, pastikan ada bunga matahari untuk memanen sinar matahari agar bisa menanam tanaman lain dan sediakan beberapa penembak kacang polong.
Lama-kelamaan, seiring beragamnya variasi zombie dan lingkungan, pemain harus pandai-pandai memilih. Zomboni, misalnya, harus dilawan dengan Spikeweed agar kendaraannya lumpuh.
Variasi lingkungan yang muncul juga menambah seru game ini. Berawal dari halaman depan, lokasi pertempuran bisa beralih ke halaman belakang dengan kolam renang bahkan hingga di atap.
Secara keseluruhan detikINET mendapati PvZ sebagai game yang tak bosan-bosannya dimainkan. Gaya tower defense yang ditampilkan diselingi dengan unsur puzzle dan aksi membuat game ini bagai tak habis-habis.
Zombie Farm: Menanam Zombie di Kebun Kita
Berbeda, dan hampir kebalikannya dengan PvZ, Zombie Farm menempatkan sang pemain sebagai seorang petani. Tak hanya tanaman biasa, pemain juga bisa menanam zombie.
Yup, mayat hidup memang bisa menjadi salah satu tanaman dalam game yang mau-tak mau akan dibandingkan dengan Farmville ini. Jika tanaman biasa menghasilkan sayuran untuk dijual, tanaman zombie akan menghasilkan apalagi kalau bukan mayat hidup.
Zombie-zombie ini, jika sudah terkumpul, bisa digunakan untuk menyerbu peternakan sebelah. Hasil serbuan itu bisa berupa emas maupun otak, yang kemudian bisa digunakan untuk membeli tanaman atau zombie baru.
Zombie Farm: Gratis Tapi Bayar
Hal yang mencolok dari Zombie Farm adalah gaya permainannya yang sangat-sangat serupa dengan game Facebook seperti Farmville. Setiap tanaman punya waktu panen tertentu, misalnya 3 jam, dan pemain 'dipaksa' menunggu waktu itu dengan melakukan hal lain.
Sayangnya, tak ada petunjuk apapun untuk mengetahui kapan waktunya panen.
Sehingga pemain harus mengingat-ingat, atau bahkan memasang alarm lewat aplikasi Clock di iPhone, untuk memanen kalau tidak mau tanamannya busuk.
Hal lain yang terasa adalah, meski game ini gratis sebenarnya game ini memiliki unsur berbayar. Zombie Farm memungkinkan pembelian dalam aplikasi untuk hal-hal tertentu.
Misalnya, avatar petani dengan kepala tengkorak baru bisa didapatkan dengan membeli. Selain itu, pemain juga bisa membeli otak untuk digunakan sebagai 'mata uang' dalam game.
Kesimpulannya...
Setelah melihat keduanya, detikINET bisa memahami mengapa dua game itu cukup laris di iPhone.
PvZ jelas menampilkan gaya keseluruhan yang konyol, menyenangkan dan juga membuat kecanduan. Pada kisaran harga USD 2.99 (sekitar Rp 28.000) game itu menjadi tergolong murah bila dibandingkan dengan kualitasnya.
Kelebihan:
+ Gaya permainan yang menyenangkan
+ Adiktif
+ Grafis 2D penuh pesona, soundtrack pas
Kekurangan:
- Pengguna berjari gemuk bisa kesulitan menempatkan tanaman di layar iPhone yang sempit
- Menunggu panen matahari kadang terasa sangat lama
Sedangkan Zombie Farm menawarkan gaya bermain yang sudah terbukti populer di Facebook. Apalagi ditambah unsur 'zombie', membuat game ini cukup 'berbeda' tapi tetap akrab.
Kelebihan:
+ Gaya permainan terbukti populer di Facebook Bisa menanam zombie!
Kekurangan:
- Harus mengingat waktu panen
- Grafis dan suara terkesan biasa saja
- Ada 'tekanan' untuk membeli
(wsh/eno)