Rabu, 07 Sep 2016 09:44 WIB

Tips Fotografi

Memotret Foto Keluarga yang Menarik di Rumah Sendiri

Ari Saputra - detikInet
Foto close up di jendela seperti ini bisa dilakukan untuk menyiasati keterbatasan ukuran ruangan. ISO 1250, f/3, speed 1/125. (Foto: Roslina) Foto close up di jendela seperti ini bisa dilakukan untuk menyiasati keterbatasan ukuran ruangan. ISO 1250, f/3, speed 1/125. (Foto: Roslina)
Jakarta - Membuat foto keluarga tak melulu di studio foto. Ada alternatif lain yang lebih murah namun dengan kualitas berani diadu, di rumah sendiri.

Syarat pertama cukup mengenali tempat dengan pencahayaan yang paling fotogenik. Apakah di kamar, ruang keluarga, taman atau ruang dekat jendela. Apakah avalaible light atau butuh lampu ruangan?

Jika menggunakan pencahayaan alami (sinar matahari) perhatikan waktu terbaik saat cahaya muncul. Bukan sekadar cahaya melainkan arah cahaya dan efek bayangan yang ditimbulkan. Apakah pagi, siang atau sore hari?

Kedua, telisik ukuran ruang yang tersedia. Sudut ruang akan berpengaruh pada penggunaan lensa dan dampak/distorsi yang dihasilkan. Seandainya ruangan hanya pada kisaran 3x5 meter, kemungkinan mendapatkan gambar dengan lensa normal (lebih dari 50mm) sangat tipis. Kalaupun bisa dilakukan, akan terpotret close up atau setengah badan.

Menyelamatkan gambar dengan menggunakan lensa lebar patut berhati-hati dengan distorsi yang dihasilkan. Pada sisi kiri dan kanan akan lebih melengkung dan pipi atau wajah akan lebih tembem.
Foto keluarga dengan memanfaatkan cahaya matahari dari jendela. ISO 500, f/2,8, speed 1/500. (Foto: Ari Saputra)

Keempat, menggunakan ISO paling rendah sangat membantu menghasilkan foto yang minim noise. Namun jika avalaible light tidak mencukupi bisa memberi kompensasi ISO antara 800 sampai 2.000. Nantinya nilai ISO ini akan membantu memperoleh shutter speed yang nyaman dengan memperhatikan kemampuan diafragma pada lensa. Menggunakan external flash dapat menjadi solusi untuk keluar dari pencahayaan yang minim.

Kelima, manfaatkan setting rumah untuk menambah eklusivitas dan kekhasan tertentu yang membedakan dengan sesi pemotretan di tempat lain. Jangan melihat remeh, bahkan manfaatkan dengan sebaik-baiknya elemen fotografi pendukung seperti background, dinding, warna, perabot rumah tangga sampai baju.

Jika sudah siap, jepret dan tangkap momen yang hangat di setiap sudut rumah. Arahkan 'model' dengan nyaman dan tanpa beban. Lakukan beberapa kali pengambilan gambar dengan improvisasi dan kreatifitas sampai mendapatkan suka cita kebersamaan.

Foto bayi berusia 10 hari memanfaatkan cahaya matahari dari jendela. ISO 500, f/3, speed 1/125.(Foto: Ari Saputra)


(Ari/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed