Bermain Perasaan untuk Objek Keras dan Lembut

Tips Fotografi

Bermain Perasaan untuk Objek Keras dan Lembut

Penulis: Enche Tjin - detikInet
Rabu, 23 Mar 2016 14:37 WIB
Ilustrasi (Foto: Wisnu Prasetiyo/detikcom)
Jakarta - Foto yang bagus selain terlihat indah sebaiknya juga dapat mengkomunikasikan perasaan tertentu. Dengan mengamati sifat dari subjek foto, kita dapat menggunakan cahaya, alat dan setting yang tepat sehingga sifat alami subjek foto lebih menonjol.

Contohnya seperti dua foto di bawah ini:

Foto yang pertama adalah interior sebuah gua di Yunnan, China. Di sini saya ingin menonjolkan bentuk stalagtit-stalagmit gua yang bersifat keras.

Stalagtit dan stalagmit gua ini disorot oleh lampu sorot dari samping. Biasanya saya tidak menyukai cahaya warna-warni di dalam gua karena memberikan suasana seperti di Disneyland, yang jauh dari kesan alami.

Tapi di sudut ini, saya menyukainya karena warnanya hanya 1 jenis saja yaitu biru. Dengan cahaya dari samping yang keras, membuat bentuk stalagtit-stalagmit menjadi sangat jelas, berdimensi dan keras.

Untuk settingnya adalah dengan menggunakan bukaan yang relatif kecil supaya ruang tajamnya (depth of field) luas. Dengan menggunakan tripod, saya dapat menggunakan ISO yang rendah dan shutter lambat sehingga mengurangi timbulnya noise.

Di lain pihak, saat memotret subjek foto yang sifatnya lembut, seperti bunga yang sedang bersemi di kota Kunming, propinsi Yunnan, China. Bunga yang berwarna pink ini memang sangat cocok sebagai objek yang mengkomunikasikan kelembutan.

Dalam memotret, saya harus memakai strategi lain. Saya justru mencari bunga yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung/di tempat teduh, sehingga cahayanya menyebar merata dan lembut. Kemudian saya menggunakan lensa telefoto berbukaan besar, yaitu Zeiss 135mm f/2.

Lensa ini lensa manual fokus, dan untungnya lensa ini bisa fokus cukup dekat, sehingga dapat membuat bunga yang berukuran kecil ini menjadi cukup besar.

Untuk menonjolkan kesan lembut, exposure/terang gelap diusahakan lebih terang daripada pengukuran kamera. Jika memakai mode M (Manual), Anda bisa melihat lightmeter kamera, dan atur setting sampai lightmeter berhenti di posisi +1 atau lebih. Jika mamanfaatkan mode selain manual seperti P, A/Av, S/Tv, maka Anda dapat mengoptimalkan fungsi exposure compensation.

Singkatnya:

Sifat keras
- Cari objek yang karakternya keras misalnya batu atau logam.
- Cari atau buat cahaya dari samping secara langsung dari sumber cahaya yang permukaannya kecil. (senter, cahaya matahari langsung).
- Gunakan bukaan yang cukup kecil (f/5.6-f/16), dan lensa lebar-menengah (kurang lebih 16-50mm).

Sifat lembut
- Cari objek yang karakternya lembut misalnya bunga, air, anak-anak, kue dan lain lain.
- Cari atau buat cahaya yang menyebar, seperti matahari saat tertutup awan, softbox dll).
- Gunakan bukaan yang cukup besar (f/1.4-2.8),  dan lensa telefoto (kurang lebih 50-200mm).

Selamat berkarya...

*) Penulis, Enche Tjin adalah pendiri  Infofotografi.com, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer.

Mau konsultasi berbagai hal seputar fotografi? Kirim saja pertanyaan ke Klinik IT detikINET di link berikut. (ash/ash)