Vintage dalam fotografi berasal dari kata vintage print, yang berarti cetak foto pertama setelah film dicuci. Foto tersebut lalu dianggap sebagai foto yang original, dan cetakan selanjutnya adalah salinan/copy dari foto aslinya.
Di era sekarang, vintage photography sering diartikan sebagai foto digital yang diproses/edit sehingga menyerupai proses foto di era awal abad ke-20. Meski sebagian besar fotografi vintage tidak berwarna/B&W, tapi sebenarnya tidak melulu harus demikian.
Di dalam artikel ini, saya ingin berbagi tentang berbagai teknik processing untuk membuat kesan foto vintage/jadul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toning warna adalah proses untuk memasukkan warna ke dalam foto. Untuk tema vintage, yang populer adalah memasukkan warna orange/coklat yang terkenal dengan nama sepia. Toning warna ini biasanya untuk memperkuat rasa nostalgia dan romantisme.
2. Tonal range
Tonal range mengacu pada distribusi terang dan gelap foto. Foto vintage biasanya memiliki tonal range yang tidak selebar foto digital sekarang. Bagian yang hitam/bayangan biasanya tidak pekat dan bagian yang terang tidak putih murni. Kita bisa mengatur tonal range di software pengolah foto seperti di menu Tone Curve di Photoshop atau Lightroom.
3. Saturasi warna dan kontras
Awal-awalnya, warna foto tidak sepekat warna di fotografi digital. Dengan menurunkan saturasi warna dan kontras, kesan vintage lebih bisa terasa. Efek ini juga terkenal sebagai efek pastel yang memberikan kesan lembut sehingga populer untuk kalangan wanita.
4. Konten (isi foto)
Mungkin yang paling penting dalam foto vintage adalah subjek foto itu sendiri. Yang menarik untuk vintage photography di antaranya adalah barang-barang jadul, arsitektur/kota tua, perahu tua, atau model dengan baju dan aksesoris jaman dahulu.
5. Grain
Film ber-ASA/ISO tinggi menimbulkan bintik-bintik pada foto yang disebut Grain. Dengan menambahkan grain ke dalam foto, kesan tua bisa diperoleh. Di software Adobe Lightroom, kita bisa menambahkan Grain di panel Effects.
6. Tekstur
Setelah puluhan tahun foto yang dicetak menjadi rusak, retak dan kasar karena kelembaban, cahaya matahari berlebihan dan sebagainya. Untuk membuat kesan tua, kita bisa menggabungkan foto tekstur (seperti kertas lama) di Photoshop.
Caranya sederhana yaitu membuat dua layer di Photoshop dan menggabungkan keduanya dengan mode Overlay, multiply, soft light, color burn dan lain lain. Selanjutnya kita bisa mengatur intensitas dengan mengatur slider Opacity dan Fill.
Selamat mencoba! (ash/ash)