EOS R7 dan R10, Duet Kamera Mirrorless Baru Canon

EOS R7 dan R10, Duet Kamera Mirrorless Baru Canon

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 25 Mei 2022 14:20 WIB
Canon EOS R7 dan EOS R10
Canon EOS R7 dan R10. Foto: Dok. Canon
Jakarta -

Canon merilis dua kamera mirrorless baru dari seri R-nya, yaitu EOS R7 dan EOS R10. Apa yang baru dari keduanya?

Pertama, Baik R7 maupun R10 menggunakan ukuran sensor yang berbeda dibanding mirrorless seri R Canon lainnya. Sensor yang dipakai berukuran APS-C, bukan full frame seperti mirrorless seri R lain.

Kini, EOS R10 adalah mirrorless paling entry level di seri R, bukan lagi EOS RP. R10 menggunakan sensor APS-C CMOS 24,2MP, yang sebelumnya sudah banyak dipakai di kamera Canon lain.

Sensor ini dipasangkan dengan prosesor DIGIC X, yang membuat R10 punya kecepatan burst 15fps dengan shuter mekanik, dan 23fps dengan shutter elektrik. Meski tergolong entry level, R10 menggunakan sistem autofokus yang sama dengan mirrorless seri R lain, yang bisa mendeteksi wajah manusia, hewan, ataupun mobil.

Ada juga mode pengambilan gambar baru yang ditambahkan, termasuk mode focus stacking dan mode panorama, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Rabu (25/5/2022).

R10 bisa merekam video 4K 30fps yang memanfaatkan seluruh lebar sensor supersample. Sementara untuk perekaman 4K 60fps menggunakan crop sensor 1,56x. Ada juga perekaman 10bit 4:2:2 HDR PQ, namun tak ada C-Log 3.

EVF-nya punya resolusi 2,36 juta titik bertipe OLED, dengan layar sentuh berukuran 3 inch dengan resolusi 1,04 juta titik. Ada koneksi USB-C yang kompatibel dengan Power Delivery untuk pengisian daya, micro HDMI, dan jack mikrofon.

Untuk media penyimpanan, ada sebuah slot kartu SD UHS-II yang tersimpan di bagian bawah bersama baterai, yang memakai baterai LP-E17.

Sementara EOS R7 yang harganya lebih mahal, sensor yang dipakai adalah APS-C 32,5MP CMOS, yang juga sudah sering dipakai di berbagai kamera Canon lain. Prosesor gambarnya adalah DIGIC X, yang punya kecepatan burst 15fps untuk shutter mekanik dan 30fps untuk shutter elektronik.

Perekaman video 4K 30fps menggunakan full sensor supersample, 4K 60fps line-skipped full-width, atau dengan crop 1,81x. Oh ya, R7 mendukung perekaman dengan format C-Log 3.

Perbedaan lain antara R10 dan R7 adalah kehadiran in body stabilization, ketahanan debu dan kelembapan, resolusi LCD yang lebih tinggi (1,62 juta titik), dua slot SD card UHS-II, jack headphone, dan baterai yang lebih besar yaitu LP-E6NH. Hanya saya, R7 tak mempunyai flash built in, sementara R10 punya.

Dua kamera ini punya digital image stabilization sebesar 7 stop, kemampuan merekam video tanpa batasan waktu 30 menit seperti banyak kamera Canon lain, dan tombol pengubah mode AF/MF untuk lensa yang tak dilengkapi tombol ini.

Ada juga dua lensa baru dengan mounting RF-S yang khusus untuk mirrorless APS-C ini. Yaitu RF-S 18-45mm f/4,506,3 IS STM dan RF-S 18-150mm f/3,5-6,3 IS STM. Tentu selain dua lensa RF-S ini, R7 dan R10 juga bisa memakai lensa RF lain yang sudah ada.

EOS R10 dijual dengan harga USD 980 (body only) dan USD 1.099 untuk kit dengan lensa RF-S 18-45mm, USD 1.379 untuk kit dengan lensa RF-S 18-150mm. Lalu EOS R7 harga body only-nya adalah USD 1499 dan USD 1.899 untuk kit dengan lensa RF-S 18-150mm.



Simak Video "Merasa Buat Gaduh, Pemilik Anjing Canon yang Mati di Aceh Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)