Sony A7C Diboyong ke Indonesia, Mirrorless Full Frame Berbodi Mungil

Sony A7C Diboyong ke Indonesia, Mirrorless Full Frame Berbodi Mungil

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 08 Nov 2020 10:35 WIB
Sony A7C
Koji Sekiguchi - Marketing Director Sony Indonesia (kiri) dan Takatsugu Yamamoto - Head of Product Marketing Digital Imaging Sony Indonesia (kanan) Foto: Dok. Sony
Jakarta -

Sony memboyong kamera mirrorless full frame terbarunya ke Indonesia, yaitu Alpha 7C (ILCE-7C), yang merupakan kamera mirrorless berbodi mungil.

Selain itu, Sony pun merilis 'pasangan' A7C yaitu lensa zoom FE 28-60mm F/4-5,6 (SEL 2860). Kombinasi ini disebut Sony sebagai sistem kamera full frame terkecil dan teringan di dunia.

"Kamera terbaru Alpha 7C ini menggabungkan berbagai teknologi pencitraan terdepan, sangat nyaman digunakan dan merupakan perangkat yang cocok untuk seluruh pecinta fotografi dan videografi, mulai dari pemula, para kreator hingga profesional," ujar Kazuteru Makiyama, President Director Sony Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET.

"Jika dipasangkan dengan lensa zoom standar FE 28-60mm F4-5.6 (SEL2860), kamera Alpha 7C dapat menghasilkan performa pencitraan full-frame yang luar biasa, memungkinkan para fotografer dan videografer untuk berkreasi dan menghasilkan karya dengan kualitas yang menakjubkan," tambahnya.

A7C menggunakan sensor CMOS Exmor R 24,2 megapixel dengan back illuminated, yang dipasangkan dengan prosesor pengolah gambar Bionz X. Kombinasi ini menawarkan sensitivitas tinggi, dynamic range hingga 15 stop, dan pemrosesan data gambar berkecepatan tinggi.

Sony A7CSony A7C. Foto: Dok. Sony

Bodi A7C berdimensi 124.0mm x 71.1mm x 59.7mm dan berat 509g, alias nyaris serupa dengan kamera APS-C. Bahkan bobotnya hanya 1% lebih berat dari A6600 yang merupakan kamera dengan sensor APS-C.

Kamera ini juga dilengkapi sistem in body stabilization (IBIS) yang diklaim bisa mengkompensasi getaran sampai 5 stop, untuk membantu pengambilan gambar tanpa tripod agar lebih stabil.

Sistem autofokusnya mempunyai 693 titik focal-plane phase-detection yang mencakup sekitar 93% dari area gambar, dengan tambahan 425 poin contrast-detection untuk memastikan fokus yang bisa diandalkan, bahkan dalam lingkungan yang ramai.

Kamera Alpha 7C juga menawarkan fitur pengambilan gambar secara terus menerus hingga 10fps dengan AF/AE (auto exposure) menggunakan unit shutter yang baru dikembangkan dan sistem proses penghalusan gambar.

Sony akan menjual A7C di Indonesia pada Desember mendatang dengan harga Rp 27 untuk bodi kamera saja, dan Rp 32 juta untuk paket dengan lensa SEL2860. Pemesanannya sendiri dibuka mulai 6 November lalu sampai 22 November mendatang.



Simak Video "Panasonic Luncurkan Mirrorless Anyar Full-Frame LUMIX Seri S"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)