Harga tersebut adalah harga untuk versi body only, dan Fuji juga mem-bundling X-T2 dengan berbagai macam lensa seperti XF 18-55mm F/2.8-4, XF 23mm F/1.4, dan lainnya. Versi termahal adalah X-T2 dengan lensa XF 100-400mm yang dijual dengan harga Rp 41,2 juta.
Harga ini berlaku selama masa pemesanan yang berlangsung dari 24-26 September, di mana Fuji juga menawarkan sejumlah bonus untuk pembeli yang memesan pada tanggal ini. Kameranya sendiri disebut akan mulai dikirimkan ke pemesannya pada 28 September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemesanannya sendiri bisa dilakukan melalui situs fujifilmxt2.id, dan akan ditutup pada tanggal 26 September pukul 3 sore, atau sampai jatah produk ini habis. Di laman tersebut juga tertera kalau setiap orang hanya bisa membeli 1 unit X-T2.
Dilihat dari segi spesifikasinya, X-T2 menggunakan sensor serupa dengan X-Pro 2, yaitu X-Trans CMOS III APS-C dengan resolusi 24,3 megapixel. Sensor ini ditemani dengan prosesor X anyar yang diklaim bisa menghasilkan autofokus yang lebih gegas dan tepat dengan 325 titik autofokus, karena menggunakan algoritma yang lebih pintar.
Lalu ada juga perbaikan-perbaikan kecil yang dilakukan perusahaan asal Jepang itu. Seperti tombol putar yang lebih tebal, agar lebih mudah diputar.
"Ini kami lakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Lalu ada juga tombol baru, untuk mengatur titik fokus. Ini fitur yang sama seperti di X-Pro 2," ujar Takashi Miyako, Research & Development Manager Fujifilm Indonesia yang ditemui detikINET di Bali dalam perjalanan menuju X-T2 Expedition ke Pulau Komodo, Rabu (24/8/2016).
Ekspedisi ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk awak media, fotografer dan duta kamera Fuji, atau yang disebut sebagai X-Photographer, dan dilakukan Fuji untuk menguji kemampuan kamera anyar itu di sejumlah pulau, termasuk Pulau Komodo.
![]() |
(asj/ash)
