Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Tokyo
Kami Tunggu Gebrakan Mirrorlessmu, Canon
Laporan dari Tokyo

Kami Tunggu Gebrakan Mirrorlessmu, Canon


Ari Saputra - detikInet

detikINET saat mencoba Mirrorles M10 di Tokyo
Tokyo -

Canon masih berkutat dengan kamera mirrorless murah, di bawah Rp 10 jutaan. Terakhir, pabrikan asal Jepang tersebut merilis M10 dengan harga Rp 6 jutaan (body only).

Jika dibandingkan dengan kamera poketnya, Canon lebih agresif dengan meluncurkan sejumlah generasi PowerShoot yang tidak murah seperti G5X dengan harga Rp 9 jutaan. Bahkan pada ajang pameran CP+ di Yokoyama yang dihadiri detikINET, Canon lagi-lagi merilis kamera poket G7X Mark II.

Aksi 'wait and see' tersebut membuat penggemar Canon di Indonesia gregetan. Sebab, kompetitor lain seperti Fujifilm dan Sony sangat progresif menggarap pasar mirrorless. Benarkah demikian?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengembangkan mirrorless high end dan middle end. Hanya saja, kapan dan bagaimana, kami tidak bisa berkomentar," kata Senior Managing Director Masaya Maeda ke kepada detikINET dan sejumlah jurnalis dari 5 negara saat berkunjung markas besar Canon Inc. di Tokyo, Jumat (26/2/2016).

Masaya Maeda didampingi para boss Canon seperti Group Executive Go Tokura, Deputy Group Executive Shingo Hayakawa, dan Senior General Manager Tatsuo Yoshioka.

Kasak-kusuk di kalangan jurnalis, Canon akan menggebrak dengan kamera mirrorless high end dan middle end tahun depan. Namun ketika dikonfirmasi dengan pertanyaan lebih lanjut, Canon enggan membocorkan rahasia dapurnya, termasuk kemungkinan menggunakan desain retro ataukah konvensional seperti M3 dan M10.

"Kami akan berbicara apa saja. Tapi untuk masa depan dan strategi, kami lebih baik menjawab I don't know," tandas Masaya Maeda dengan mimik santai dan senyum lucu yang membuat para jurnalis ikut tersenyum ringan.

Seperti diketahui, Fujifilm menggebrak penggemar fotografi dengan X series. Desain retro dan pilihan lensa yang tepat untuk kebutuhan spesifik membuat Fujifilm diminati. Sementara untuk Sony, terdapat pilihan A7 Mark II atau yang lain. Begitu pula dengan pabrikan lain seperti Panasonic dan Samsung yang terus serius dengan mirrorless.

"Kami menghormati para kompetiror," ujar Masaya yang menunjukan sikap tenang Canon tanpa terprovokasi demam mirrorless.

(Ari/fyk)







Hide Ads