Misalnya image sensor yang digunakan masih sama yaitu 16MP, layar LCD 3 inch dengan resolusi 1 juta titik, dan desain bodi gaya kamera rangefinder yang ringkas.
Peningkatan XE-2S yang paling signifikan yaitu di sistem autofokus baru hybrid dengan 77 titik deteksi fasa, setara dengan kamera Fuji X lainnya seperti X-T10. Fuji juga mengklaim kecepatan autofocus untuk subjek tidak bergerak juga lebih cepat, mencapai 0,06 detik di kondisi ideal dibandingkan 0,08 di kamera Fuji XE-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fuji juga menyadari bahwa pengguna kamera ini mungkin tidak memahami fotografi, maka disediakan juga tombol Auto yang posisinya diletakkan di sebelah kiri belakang kamera.
Yang menarik dari Fuji XE-2S adalah harga jualnya yang dipatok di USD 699 atau USD 999 dengan lensa Fuji 18-55mm f/2.8-4. Harga ini jauh lebih murah dari Fuji XE-2 yang saat diumumkan tahun 2013 yang lalu di angka USD 999.
![]() |
Pada dasarnya Fuji XE-2S mirip sekali dengan XE-2, tapi diluncurkan kembali dengan perbaharuan software. Bagi pengguna yang sudah mengunakan XE-2 tidak akan merasakan perubahan signifikan di XE-2S terutama setelah melakukan firmware update.
Tetapi bagi yang saat ini menggunakan Fujifilm XE-1 atau fotografer yang menyukai kamera yang ringkas dengan bentuk yang simple, maka Fujifilm XE-2 merupakan pilihan yang cukup menarik dengan harga yang tidak setinggi Fujifilm X-PRO2.
*) Penulis: Enche Tjin adalah pendiriΒ Infofotografi.com, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer.Β
Mau konsultasi berbagai hal seputar fotografi? Kirim saja pertanyaan ke Klinik ITΒ detikINETΒ diΒ link berikut. (ash/ash)
