X70 menggunakan sensor yang sama dengan X100T, yaitu sensor X-Trans II berformat APS-C dengan resolusi 16 megapixel. Bedanya, bodi X70 jauh lebih kecil ketimbang kakaknya itu, dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (15/1/2016).
Tak cuma bodi lebih kecil, Fuji juga menghilangkan hybrid viewfinder jagoan mereka yang sudah ada di tiga generasi X100. Sebagai gantinya, Fuji punya hotshoe khusus yang bisa dipakai untuk memasang viewfinder eksternal, yang disebut oleh Fuji akan dijual dengan harga cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Fuji kini sudah menggunakan teknologi layar sentuh. X70 adalah kamera Fuji di seri X pertama yang menerapkan fitur tersebut. Layar tersebut juga bisa diputar 180 derajat untuk membantu selfie.
Fuji menggunakan lensa 18,5 mm f/2,8, yang bukaan diafragmanya lebih kecil ketimbang di X100 yang memakai lensa 23 mm f/2. Lensa 18,5 mm itu akan setara dengan lensa 28 mm pada sensor full frame, ketimbang 35 mm di X100.
Fuji X70 akan dijual mulai bulan Februari dengan harga USD 699 atau sekitar Rp 9,7 juta (USD 1= Rp 13.900). Harga ini jauh lebih murah ketimbang X100T yang saat ini dijual dengan harga sekitar USD 1.299.
(asj/ash)