Hal ini dijelaskan oleh TS Sim, Product Specialist Leica APAC saat meluncurkan kamera Leica S (Type 007) di A Studio Square, di Jakarta, Jumat (2/10/2015). Tak asal bicara, Sim juga juga menunjukkan bukti dari omongannya tersebut.
Ia menunjukkan tiga foto yang diambil menggunakan kamera yang berbeda -- salah satunya tentu Leica S (Type 007). Dalam foto itu terlihat bahwa kamera lain dengan sensor yang punya resolusi lebih besar malah kehilangan detail foto di beberapa bagian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contohnya ini, difoto pakai lensa 50 mm f/1,4 yang di-stop down 2 stop ke f/2.0. Seharusnya sudah dapat ketajaman maksimal, tapi detailnya masih hilang," ujar Sim sambil menunjuk ke gambar yang dipotret menggunakan Canon 5D.
Berbeda dengan Leica S (Type 007) yang sensornya 'cuma' punya resolusi 35,7 megapixel. Foto yang dihasilkan tetap terjaga ketajamannya di hampir semua bagian gambar.
"Ini karena lensa buatan kami sangat tajam, mendukung kamera dengan resolusi hingga 80 megapixel. Jadi bisa dibilang lensa kami futureproof, yang akan tetap tajam meski dipakai di kamera buatan beberapa tahun mendatang," pungkasnya.
Hasil jepretan Leica S (Type 007) yang di-crop 300%. Terlihat detail gambar sangat terjaga.
Foto 2:
Foto 1:
(asj/ash)