"Saya tetap suka berkeliling dengan sepeda motor (meski sudah menghancurkan mimpi saya). Saya merasa bebas seperti terbang di udara saat naik motor," kata Renee Robyn seperti dikutip dari video yang ia unggah ke youtube, Selasa (15/9/2015).
Perempuan Kanada ini mengenang kecelakaan fatal saat terjatuh dari motor yang ia kendarai. Kakinya patah dan harus dirawat intensif selama sepekan di rumah sakit. Kemudian harus menggunakan alat bantu selama setengah tahun untuk bisa berjalan normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai sembuh, ia berpikir untuk serius memotret -- kegemaran lama sejak ia kecil. Renee mulai memotret panorama, landscape, portrait dan asik bermain lighting di studio. Nah, di studio itulah dia menemukan kepuasan memotret karena mampu mengontrol segalanya sehingga mampu memvisualisasikan imajinasi yang paling tidak masuk akal sekalipun.
"Ini seperti obsesi. Anda hanya perlu membuka pikiran Anda dan membiarkan gambar berbicara dengan Anda," tandasnya.
Tidak cukup di situ, Renee semakin eksperimental dengan menggabungkan foto studio dan foto outdoor yang ia jepret sendiri. Dua foto atau lebih itu ia tumpuk dengan narasi yang kuat. Karakternya bisa apa saja, namun Renee lebih menyukai genre anime, cosplay, atau foto-foto bergaya gothic.
Tak mengherankan jika Renee kerapkali diundang ke berbagai forum masterclass photography di Kanada, AS hingga Eropa. Tidak lain untuk berbagi ilmu dan pengalaman soal fotografi olah digital yang ia tekuni. Juga berbagi rahasia dapur atas porfolio Renee yang sudah tersebar dan dipergunakan oleh berbagai agensi iklan, poster film atau game dan animasi.
Kata kuncinya, kata Renee, yakni berani bermain imajinasi dan telaten saat mengerjakan pos produksi (olah digital). "Pekerjaan saya seperti anak-anak yang dibesarkan oleh video game dan model fantasi," pungkas Renee.
(Ari/ash)