Sama seperti pendahulunya, kamera ini masih menggunakan sensor X-trans 2/3 inch beresolusi 12 megapixel. Lensanya pun serupa, setara dengan lensa 28-112mm F/2.0-f/2.8.
Namun dari sisi desain, X30 ini berbeda dengan kedua kakaknya. Perubahan besar-besar terjadi di bagian grip, dan control ring yang ada di belakang lensa. Keberadaan optical viewfinder pun telah tergantikan oleh panel OLED sebagai electronic viewfinder.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, X30 ini juga diklaim mempunyai performa baterai yang lebih baik, konektivitas WiFi, serta beberapa mode simulasi film baru, salah satunya adalah 'classic chrome'.
Seperti yang dilansir oleh The Verge, Selasa (26/8/2014), kamera ini mulai tersedia di pasaran akhir bulan September 2014, dan dijual dengan harga USD 600 atau sekitar Rp 7 jutaan.
(asj/ash)