Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
5 Proyek Kickstarter Seru untuk Fotografi

5 Proyek Kickstarter Seru untuk Fotografi


- detikInet

Wiggly
Jakarta - Kickstarter bagaikan peti yang menyimpan banyak harta karun di dalamnya. Berbagai produk kreatif bisa ditilik di platform crowdfounding tersebut. Produk-produk ini menunggu donasi agar bisa diproduksi secara massal.

Nah, dari sederet produk yang ada, DPreview, seperti dikutip Jumat (20/12/2013), menemukan 5 proyek independent nan menarik bagi penyuka fotografi. Apa saja?

1. Wiggly

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merekam video dengan satu tangan bisa jadi hal sulit. Anda tidak bisa meraih hasil yang profesional tanpa adanya stabilization," demikian ujar pencipta Wiggly.

Ya, Wiggly adalah piranti 3-axis stabilization yang membantu pengguna mencegah goyangan saat perekaman video. Piranti ringkas ini kompatibel di iPhone, kamera GoPro dan kamera compact. Cara pemakaiannya pun mudah, seperti yang terlihat dalam video berikut:




Snooperscope

Produk ini dibanggakan sebagai alat yang bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat mata manusia. Snooperscope memakai radiasi infrared guna mendeteksi obyek dalam kondisi yang super gelap dan 'menyulapnya' menjadi sesuatu yang bisa dilihat pengguna.

Hal itu memungkinkan pengguna untuk memotret obyek tersebut. Asyiknya, sinar infra merah tersebut juga bisa 'menembus' material lain seperti cairan, tinta dan tekstil. Tak hanya bisa dilekatkan di smartphone, benda kecil ini juga bisa ditempelkan ke sepeda atau helm.

Pihak pembesut mengatakan produknya ini cocok untuk keperluan surveillance, saat kegiatan perkemahan atau untuk observasi kehidupan satwa liar di malam hari. Saat dipakai terus-menerus, piranti ini bisa bertahan selama 4 jam tanpa melahap baterai smartphone.

Quebee

Kamera mungil berbentuk kotak ini diciptakan untuk bisa dikontrol via piranti mobile. Pengguna tinggal meletakkan kamera ini di posisi yang diinginkan, mengaktifkannya, dan ia akan memulai perekaman video, melakukan time lapse atau memotret gambar diam (still image).

Saat dipakai terus menerus guna perekaman video full HD, Quebees bisa bertahan hingga 5 jam, atau dua hari jika digunakan di mode timelapse.

Michron

Proyek selanjutnya khusus menyasar pecinta teknik timelapse. Sejatinya, michron merupakan intervalometer yang memang sudah akrab di fotografi timelapse. Piranti ini bisa mengatur interval dari pengambilan foto satu ke foto selanjutnya.

Michron didesain untuk bisa plug-in di kamera dan setelan untuk jeda pemotretannya sendiri dilakukan via smartphone. "Kami ingin membuat Michron mudah dipakai dan secara bersamaan membuat time-lapse menjadi hal yang biasa layaknya foto atau video," tukas pihak pembesut.

Foldio

Ini adalah light box super ringkas dan diciptakan untuk bisa dilipat (foldable). Orange-Monkie, tim di balik Foldio mengklaim, produknya merupakan studio portrait foldable pertama di dunia, walaupun produk serupa semacam ini agaknya bukan yang pertama.

Konsep produk tersebut cukup sederhana. Dan yang patut dicatat adalah mereka menyasar pengguna smartphone, alih-alih untuk fotografer profesional.

Light box ringkas ini dibuat dari kertas yang tahan air dan memiliki magnet yang ditempatkan secara built-in sehingga mudah bagi pengguna untuk melakukan set-up. Foldio bahkan memiliki lighting sendiri berupa built-in LED strip di dalamnya.

Β 

(sha/ash)






Hide Ads