Setelah rumornya yang gencar beredar, kini Sony benar-benar memperkenalkan jagoan barunya itu ke publik. Anggota baru di lini RX ini meneruskan tradisi kamera pendahulunya yang diposisikan high-end dan ditemani lensa fix.
Seri ini bernama DSC-RX1 di mana dikemas dengan sensor CMOS Exmor 24,3 MP dalam bodinya yang hanya berukuran 4.5 inch x 3 inch dan berbobot 1 pound.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RX1 memiliki sensitivitas dari mulai 100 hingga 25.600 dan LCD berukuran 3 inch dengan kerapatan piksel 1,228 juta titik. Di dalam bodinya, Sony turut membekalkan image processing engine BIONZ yang memungkinkan pengguna melakukan bidikan di mode burst dalam kecepatan 5 fps (resolusi penuh).


Namun perlu diingat, ini adalah kamera profesional dengan sensor full-frame yang dikemas dalam bodi point-and-shoot. Tentunya, ada beberapa 'pengorbanan' di sini.
Yang pertama dilihat dari lensanya. Karena ini bukanlah kamera DSLR ataupun ILC, maka lensa RX1 tak bisa diganti-ganti sehingga pengguna harus puas dengan keberadaan lensa prime yang dibekalkan.
Berikutnya adalah dari segi harga. Menilik kemewahannya, bisa ditebak kamera ini tak bisa ditebus dengan harga murah. Dikutip detikINET dari Gizmodo, Sony RX1 bisa didapatkan dengan harga USD 2800 atau sekitar Rp 26,8 juta (USD 1=Rp 9.587). Kamera ini akan tersedia di bulan November mendatang.
(sha/eno)