Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Perusahaan di Balik Kamera Lytro Berburu CEO Baru

Perusahaan di Balik Kamera Lytro Berburu CEO Baru


- detikInet

Ren Ng dengan kamera Lytro (Ist.)
Jakarta - Memfokuskan diri di bidang fotografi light-field, salah satu start up di Sillicon Valley, Lytro Inc. membuktikan kesuksesannya.

Dibangun di tahun 2006, mereka mencuri perhatian dengan merilis kamera Lytro pada tahun ini. Meski gebrakan kamera yang memiliki kemampuan 'jepret dulu, fokus belakangan' itu mendapat sanjungan, namun sang CEO malah mengundurkan diri dari jabatannya.

Tentu saja, ada alasan kuat keputusan pengunduran diri itu dilakukan oleh Ren Ng yang juga founder Lytro Inc. Dikatakan dalam blog resmi Lytro, Ren akan beralih posisi menjadi Executive Chairman agar ia lebih bisa berkonsentrasi pada inovasi dan strategi perusahaan. Kini, pihaknya dilaporkan sedang berburu CEO permanen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdiri di atas nama Lytro Inc , mereka sukses menggalang dana sebanyak USD 50 juta. Timnya pun sekarang meraksasa menjadi 80 orang. "Lytro meraih gol tahun ini saat kami mulai mengapalkan kamera Lytro ke konsumen," demikian tulis perusahaan itu.

Kamera Lytro memiliki kelebihan pada teknologi light field yang diusung. Tidak seperti kamera lain, kamera dengan desain unik ini bisa menentukan fokus setelah pengguna memotret subyek.
Β 
Almarhum Steve Jobs bahkan dilaporkan pernah 'melirik' teknologi itu. Beberapa bulan sebelum meninggal, Jobs pernah berbincang dengan Ren Ng. Agaknya dedengkot Apple ini ingin memasukkan teknologi Lytro ke piranti iPhone. Demikian seperti dilansir dari BusinessInsider, Senin (2/6/2012).
(sha/fyk)




Hide Ads