NASA merilis gambar dramatis di sebelah kiri yang memperlihatkan pesawat ulang-alik menembus awan putih bersih dengan latar belakang langit biru yang sempurna. Gambar di sebelah kanan memperlihatkan tampilan foto aslinya, yang kelabu. NASA menyempurnakan warnanya, meningkatkan kontras, serta memperjelas tampilan awan agar gambar tersebut lebih memukau secara visual bagi masyarakat umum. Foto: via Bored Panda
Perdana Menteri Kanada, William Lyon Mackenzie King, memiliki foto dirinya bersama Raja George VI dan Ratu Elizabeth yang diambil saat kunjungan mereka ke Kanada pada tahun 1939. King menyukai foto tersebut namun ingin tampil berdua saja dengan sang Ratu. Oleh karena itu, ia meminta agar sosok Raja George VI dihapus dari foto tersebut. Versi yang kemudian dipublikasikan hanya menampilkan King dan Ratu Elizabeth, sehingga menciptakan kesan momen yang lebih intim. Foto: National Film Board of Canada via Bored Panda
Pada tahun 1920, foto-foto peri yang diambil oleh dua sepupu, Frances Griffith dan Elsie Wright, menjadi sensasi global. Kedua gadis itu memotret 'peri-peri' tersebut saat sedang bermain di kebun di belakang rumah Elsie di desa Cottingley. Ajaibnya, para ahli fotografi memeriksa foto-foto itu dan menyatakan mereka asli. Foto: Elsie Wright via Bored Panda
Pada 1933, ada foto yang diklaim sebagai bayi Hitler. Padahal itu bukanlah Hitler. Lima tahun kemudian, perempuan dari Ohio menyadari itu adalah foto anaknya, John May Warren. Foto aslinya memperlihatkan bayi yang tampak normal. Seseorang telah memanipulasinya dengan menggelapkan bayangan agar bayi itu terlihat menyeramkan. Foto: Museum of Haoxes via Bored Panda
Beberapa hari setelah peristiwa 9/11, sebuah foto mulai bereda, memperlihatkan seorang turis di dek observasi World Trade Center dengan pesawat tampak di latar belakang. Konon diambil beberapa detik sebelum tabrakan terjadi. Kebohongan itu dengan cepat terbongkar. Jenis pesawatnya keliru, keterangan tanggal menunjukkan musim yang tidak sesuai, dan pakaian turis tersebut tidak cocok dengan kondisi cuaca bulan September. Akhirnya, seorang pria asal Hungaria muncul dan mengakui bahwa ia sengaja membuat foto tersebut sebagai sebuah hoaks. Foto: Wikipedia via Bored Panda Β
Foto pekerja yang makan di atas New York City ini ternyata sebuah settingan. Foto tersebut merupakan aksi publisitas yang dirancang untuk mempromosikan gedung baru itu. Para pekerja di dalamnya adalah pekerja konstruksi sungguhan, bukan model, namun mereka ditempatkan di sana secara khusus untuk keperluan pemotretan. Tujuannya adalah untuk menciptakan kehebohan serta memperlihatkan betapa berani dan modernnya proyek tersebut. Foto: Wikimedia Commons via Bored Panda
Program antariksa Soviet gemar menampilkan foto bersama para kosmonaut yang berbaris berdampingan. Namun, ketika Grigoriy Nelyubov dikeluarkan dari program akibat perilaku mabuk dan tindakan yang mengganggu ketertiban, sosoknya dihapus dari foto-foto resmi. Foto: NASA via Bored Panda
Ini bukanlah foto tsunami sungguhan, hanya buatan mengombinasikan lokasi dan waktu berbeda. Foto: National Disaster Education Association via Bored Panda