Motorola Razr Fold dilengkapi tiga kamera belakang dan dua kamera depan di masing-masing layarnya. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50 MP yang menggunakan sensor Sony Lytia 828 generasi terbaru. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kamera Motorola Razr Fold sudah mendukung sertifikasi Pantone Validated untuk menghasilkan warna dan warna kulit yang akurat. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Motorola Razr Fold juga dibekali kamera ultrawide 50 MP dengan sudut pandang 122Β° yang mampu menangkap lebih banyak pemandangan dalam satu bingkai. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Ponsel ini mengandalkan kamera periskop telephoto 50 MP yang menggunakan sensor Lytia 600 dan OIS yang dapat mengambil foto dengan optical zoom hingga 3x. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kamera telephoto-nya juga mendukung 100x Super Zoom Pro, sehingga foto dengan zoom 6x seperti ini masih terlihat menawan. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kamera ultrawide Razr Fold juga mendukung fitur Macro Vision yang memungkinkan pengambilan foto dengan jarak sedekat 3,5cm. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Selfie menggunakan kamera depan eksternal 20 MP. Motorola menyediakan opsi selfie dengan focal point 21mm atau 26mm. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kalian juga bisa mengambil selfie menggunakan kamera utama dengan membuka layar Razr Fold, sehingga bisa mendapatkan efek portrait bokeh yang terlihat alami. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Menjajal kamera telephoto Razr Fold untuk mometret subjek manusia di bawah kondisi cahaya yang tricky. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kamera Razr Fold juga jago dipakai mengambil foto di malam hari. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Hasil foto ultrawide-nya memiliki detail yang cukup bagus bahkan di kondisi minim cahaya. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Selain hardware di atas, kamera Motorola Razr Fold juga mendukung perekaman video dengan resolusi hingga 8K. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET
Kameranya juga didukung teknologi Dolby Vision untuk menghasilkan video yang lebih sinematik dengan detail yang lebih kaya. Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET