Bahaya Besar yang Menyelimuti Planet Mars

FotoINET

Bahaya Besar yang Menyelimuti Planet Mars

NASA - detikInet
Minggu, 28 Feb 2021 21:00 WIB

Jakarta - Planet Mars yang saat ini banyak diteliti, di kondisinya saat ini, bukan lingkungan yang nyaman untuk kehidupan. Kenapa? Ini dia beberapa penyebabnya.

foto terbaik mars

Air dalam bentuk cair sangat penting bagi kehidupan, tapi merupakan barang langka di Tata Surya kita. Demikian pula di Mars. Foto: NASA

foto terbaik mars

Area di antara planet Mars dan Venus disebut zona Goldilocks, adalah wilayah di mana temperaturnya tepat untuk air mengalir. Di situlah Bumi berada. Nah, Mars berada di luar zona ini, lebih jauh dari Matahari. Foto: NASA

Planet Mars

Suhu di Mars pun sangat dingin, minus 60 derajat Celcius rata-rata setiap hari. Temperatur rendah itu, dipadukan atmosfer Mars yang tipis, membuat air mengalir tidak mungkin ada di permukaannya. Foto: NASA

Curiosity di Mars

Keberadaan atmosfer sangat penting karena menahan sebagian panas dari Matahari. Dahulu kala, Mars mungkin pernah memiliki lautan di saat atmosfernya masih tebal. Foto: NASA

This composite image looking toward the higher regions of Mount Sharp was taken on September 9, 2015, by NASAs Curiosity rover. In the foreground -- about 2 miles (3 kilometers) from the rover -- is a long ridge teeming with hematite, an iron oxide. Just beyond is an undulating plain rich in clay minerals. And just beyond that are a multitude of rounded buttes, all high in sulfate minerals. The changing mineralogy in these layers of Mount Sharp suggests a changing environment in early Mars, though all involve exposure to water billions of years ago. The Curiosity team hopes to be able to explore these diverse areas in the months and years ahead. Further back in the image are striking, light-toned cliffs in rock that may have formed in drier times and now is heavily eroded by winds.

The colors are adjusted so that rocks look approximately as they would if they were on Earth, to help geologists interpret the rocks. This

Seiring berjalannya waktu, atmosfer di Mars tinggal 1% dibandingkan di Bumi. Atmosfer tipis ini tak mampu menahan panas sehingga suhu di Mars sangat rendah. Foto: NASA

foto terbaik mars

Bumi memiliki medan magnet yang kuat, tercipta dari inti Bumi. Medan magnet ini melindungi planet kita dari partikel Matahari yang disebut angin surya atau bahasa Inggrisnya solar wind. Mars saat ini tidak punya medan magnet semacam ini. Foto: NASA

Foto Pendaratan Perseverance di Mars

Tanpa medan magnet, kehidupan di Bumi tidak akan eksis. Itu karena radiasi mematikan akan memborbardir permukaan Bumi dan angin Matahari akan merusak atmosfer. Foto: NASA

Planet Mars

Sebenarnya, Planet Mars diperkirakan pernah pula mempunyai medan magnet yang melindungi atmosfernya serta air yang ada di sana. Foto: NAS

foto terbaik mars

Medan magnet di Mars mendadak lenyap sekitar 4 miliar tahun lampau. Kemungkinan, lenyapnya medan magnet ini karena tubrukan asteroid terus menerus yang disebut Heavy Bombardment. Foto: NASA

foto terbaik mars

Tubrukan asteroid yang masif tersebut memanaskan inti Mars dan secara permanen mengganggu medan magnetnya. Foto: NASA

foto terbaik mars

Namun hal tersebut masih merupakan teori yang tidak dapat dibuktikan dengan jelas. Bisa jadi medan magnet itu hilang sendiri atau karena sebab yang lain. Foto: NASA

foto terbaik mars

Tak terlindungi oleh apapun, angin Matahari perlahan-lahan melenyapkan atmosfer Mars, membunuh apapun kehidupan yang mungkin pernah ada di permukaannya. Foto: NASA

foto terbaik mars
foto terbaik mars
Planet Mars
Curiosity di Mars
This composite image looking toward the higher regions of Mount Sharp was taken on September 9, 2015, by NASAs Curiosity rover. In the foreground -- about 2 miles (3 kilometers) from the rover -- is a long ridge teeming with hematite, an iron oxide. Just beyond is an undulating plain rich in clay minerals. And just beyond that are a multitude of rounded buttes, all high in sulfate minerals. The changing mineralogy in these layers of Mount Sharp suggests a changing environment in early Mars, though all involve exposure to water billions of years ago. The Curiosity team hopes to be able to explore these diverse areas in the months and years ahead. Further back in the image are striking, light-toned cliffs in rock that may have formed in drier times and now is heavily eroded by winds.

The colors are adjusted so that rocks look approximately as they would if they were on Earth, to help geologists interpret the rocks. This
foto terbaik mars
Foto Pendaratan Perseverance di Mars
Planet Mars
foto terbaik mars
foto terbaik mars
foto terbaik mars
foto terbaik mars
(/)