Kuburan Jutaan Sepeda, Masih Bagus Tapi Dibuang

FotoINET

Kuburan Jutaan Sepeda, Masih Bagus Tapi Dibuang

Istimewa - detikInet
Selasa, 06 Okt 2020 19:30 WIB

Jakarta - Jutaan sepeda terbuang dan akan didaur ulang karena startup yang memilikinya bertumbangan di China.

ofo

Booming bike sharing China dimulai pada tahun 2014. Startup Ofo yang mengawalinya. Mereka memperkenalkan konsep sepeda bisa disewa melalui aplikasi smartphone dan jika sudah selesai bisa diletakkan di mana saja. Foto: Media Corp

Ofo Mobike

Sejak itulah, startup bike sharing menjamur sampai mencapai sekitar 70 perusahaan. Investor pun menanam uang besar-besaran pada mereka. Ofo dan saingannya Mobike, pernah menembus valuasi USD 1 miliar. Foto: Getty Images

ofo

Metode penyewaan semacam itu berarti banyak sepeda diletakkan di sembarang tempat, dari trotoar, taman dan ruang publik lainnya. Foto: Media Corp

Bangkrut Ofo

Sebagian dikumpulkan lagi oleh pihak perusahaan, tak sedikit yang berakhir jadi sampah. Hingga muncullah tempat pembuangan di mana begitu banyak sepeda ditimbun sampai menggunung. Foto: Reuters

Bangkrut Ofo

Perang harga para startup bike sharing tak terhindarkan, sebagian jadi kehabisan uang. Bluegogo yang berbasis di Tianjin dan termasuk startup sewa sepeda terbesar, bangkrut di 2017. Menyusul kemudian satu persatu mereka tumbang. Foto: Reuters

Bangkrut Ofo

Ofo yang sempat jadi pemain terkuat kini kesulitan keuangan. Adapun Hellobike yang disokong Alibaba serta Meituan Bike masih beroperasi walau tidak semasif dulu. Foto: Reuters

Bangkrut Ofo

Salah satu petugas yang mengumpulkan sepeda. Foto: Reuters

Bangkrut Ofo

Sebagian diangkut untuk disewakan kembali, diperbaiki atau dibuang. Foto: Reuters

Bangkrut Ofo

Sepeda-sepeda para startup itu pun, walau kondisinya sebagian masih bagus, tak lagi dipakai dan dibiarkan berkarat. Foto: Reuters

Ofo Mobike

Di berbagai kota di China, muncul gunungan sepeda yang dibuang dan terabaikan. Foto: Getty Images

Ofo Mobike

Sebagai solusinya, pemerintah berencana mendaur ulang total sekitar 25 juta unit sepeda yang tidak terpakai itu. Biayanya sebagian berasal dari uang pajak warga karena para startup-nya sendiri sudah bangkrut. Foto: Getty Images

ofo

Usaha bike sharing atau sewa sepeda pun tampaknya tidak akan pulih lagi seperti dulu. Tren sekarang lebih menuju ke persewaan sepeda listrik. Foto: Media Corp

China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?

Sepeda itu rencananya semuanya akan didaur ulang. "Sepeda yang disewakan tidak bisa digunakan kembali atau dijual seken. Daur ulang pada dasarnya adalah jalan keluarnya," cetus Zhu Qi, manajer di China Recycling Resources. Foto: Istimewa

China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?

Sepeda ini dibuang selain karena startup pemiliknya bangkrut, juga ada yang karena pergantian ke versi yang lebih baru. Foto: Istimewa

China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?

Ketimbang repot-repot dan dianggap sudah tidak layak lagi, sepeda itu pun disia-siakan. Foto: Istimewa

ofo
Ofo Mobike
ofo
Bangkrut Ofo
Bangkrut Ofo
Bangkrut Ofo
Bangkrut Ofo
Bangkrut Ofo
Bangkrut Ofo
Ofo Mobike
Ofo Mobike
ofo
China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?
China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?
China merupakan salah satu negara yang paling terdepan menggunakan konsep sharing economy. Salah satunya bike sharing. Namun apa yang terjadi?
(/)