Gorong-Gorong Canggih Anti Banjir Buatan Malaysia

FotoINET

Gorong-Gorong Canggih Anti Banjir Buatan Malaysia

Pool - detikInet
Sabtu, 04 Jan 2020 19:05 WIB

Jakarta - Kuala Lumpur di Malaysia juga rawan banjir, tapi mereka punya teknologi gorong-gorong raksasa. Air dari langit bukan masuk ke bumi, tapi diantar ke laut.

Gorong-gorong raksasa untuk mengatasi banjir, adalah solusi yang ditampik Gubernur DKI Anies Baswedan. Namun ternyata Kuala Lumpur memakai teknologi ini, namanya SMART Tunnel, gorong-gorong banjir sekaligus jalan tol (WTC2020)

SMART Tunnel berfungsi sebagai sodetan panjang dan raksasa yang menghubungkan Sungai Klang di tengah kota dengan Sungai Kerayong di pinggir kota Kuala Lumpur. Dari situ, air banjir masuk lagi ke Sungai Klang lalu dialirkan ke laut di Port Klang. (SMART Tunnel)

Fungsinya adalah menjadi solusi banjir bandang di Kuala Lumpur dan juga berfungsi sebagai jalan tol untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Gorong-gorong ini dibikin tahun 2003 dan dipakai sejak 2007 (trx.my)

Gorong-gorong raksasa ini dibagi 3 tingkat. Paling bawah untuk air, tingkat tengah dan atas untuk jalan tol. Ini adalah jalur masuk di tingkat paling atas (Automology)

Kalau ancaman banjir di Kuala Lumpur parah maka jalan tol di tingkat kedua (bagian tengah) dan tingkat atas pun berubah menjadi jalur air. (trx.my)

Saat banjir sudah surut, tingkat tengah dan atas akan dibersihkan dengan semprotan air bertekanan tinggi. Dalam 48 jam, gorong-gorong ini bisa dipakai lagi untuk jalan tol. (WTC2020)

Ongkos bikinnya adalah Rp 7,1 triliun. Atas inovasi ini, pada 2011 SMART Tunnel mendapat penghargaan UN Habitat Scroll of Honour Award. (Institution of Civil Engineers)

4 Mode penggunaan SMART Tunell. Pertama, semua dipakai jalan tol, tingkat bawah kosong. Kedua, tingkat bawah untuk air, tengah dan atas tetap jadi jalan tol. Ketiga, tingkat bawah dan tengah untuk air, yang atas kosong. Keempat, semua tingkat dipakai untuk gorong-gorong (SMART Tunnel/MMC-Gamuda)

(/)