Kenapa Planet Mars Berbahaya? Ini Penyebabnya

FotoINET

Kenapa Planet Mars Berbahaya? Ini Penyebabnya

Istimewa - detikInet
Sabtu, 04 Jan 2020 16:56 WIB

Jakarta - Planet Mars bukan lingkungan yang nyaman untuk kehidupan. Kenapa? Ini dia beberapa penyebabnya.

Air dalam bentuk cair sangat penting bagi kehidupan, tapi merupakan barang langka di Tata Surya kita. Demikian pula di Mars. Foto: NASA

Area di antara planet Mars dan Venus disebut zona Goldilocks, adalah wilayah di mana temperaturnya tepat untuk air mengalir. Di situlah Bumi berada. Nah, Mars berada di luar zona ini, lebih jauh dari Matahari. Foto: NASA

Suhu di Mars pun sangat dingin, minus 60 derajat Celcius rata-rata setiap hari. Temperatur rendah itu, dipadukan atmosfer Mars yang tipis, membuat air mengalir tidak mungkin ada di permukaannya. Foto: NASA

Keberadaan atmosfer sangat penting karena menahan sebagian panas dari Matahari. Dahulu kala, Mars mungkin pernah memiliki lautan di saat atmosfernya masih tebal. Foto: NASA

Seiring berjalannya waktu, atmosfer di Mars tinggal 1% dibandingkan di Bumi. Atmosfer tipis ini tak mampu menahan panas sehingga suhu di Mars sangat rendah. Foto: NASA

Bumi memiliki medan magnet yang kuat, tercipta dari inti Bumi. Medan magnet ini melindungi planet kita dari partikel Matahari yang disebut angin surya atau bahasa Inggrisnya solar wind. Mars saat ini tidak punya medan magnet semacam ini. Foto: NASA

Tanpa medan magnet, kehidupan di Bumi tidak akan eksis. Itu karena radiasi mematikan akan memborbardir permukaan Bumi dan angin Matahari akan merusak atmosfer. Foto: NASA

Sebenarnya, Planet Mars diperkirakan pernah pula mempunyai medan magnet yang melindungi atmosfernya serta air yang ada di sana. Foto: NAS

Medan magnet di Mars mendadak lenyap sekitar 4 miliar tahun lampau. Kemungkinan, lenyapnya medan magnet ini karena tubrukan asteroid terus menerus yang disebut Heavy Bombardment. Foto: NASA  

Tubrukan asteroid yang masif tersebut memanaskan inti Mars dan secara permanen mengganggu medan magnetnya. Foto: NASA  

Namun hal tersebut masih merupakan teori yang tidak dapat dibuktikan dengan jelas. Bisa jadi medan magnet itu hilang sendiri atau karena sebab yang lain. Foto: NASA

Tak terlindungi oleh apapun, angin Matahari perlahan-lahan melenyapkan atmosfer Mars, membunuh apapun kehidupan yang mungkin pernah ada di permukaannya. Foto: NASA

(/)