Seram, Penampakan Mumi Punya Tato

FotoINET

Seram, Penampakan Mumi Punya Tato

Aisyah Kamaliah - detikInet
Sabtu, 07 Des 2019 06:50 WIB

Jakarta - Sejumlah mumi ternyata memiliki beberapa tato di tubuh mereka. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

"Ini adalah contoh pertama tato pada mumi Sudan dari abad pertengahan," Daniel Antoine, kurator antropologi di British Museum, mengatakan kepada The Telegraph. "Dan tato itu sendiri luar biasa karena itu sebenarnya monogram, yang merupakan huruf untuk kata 'Michael' dalam bahasa Yunani yang dikompres menjadi simbol," Foto: The British Museum

Tangan kanan tato mumi Chiribaya ditampilkan di Museum El Algarrobal, dekat pelabuhan Ilo di Peru selatan. Chiribaya adalah petani yang hidup dari tahun 900 hingga 1350 Masehi, dikutip dari The Oldest. Foto: smithsonianmag

Mumi yang dikenal sebagai 'Princess of Ukok' ini terkenal dengan tato yang rumit, yang menggambarkan makhluk seperti rusa mitologis. Tatonya terlihat sangat mirip dengan tato modern. Foto: Museum of the Institute of Archaeology and Ethnography.

Mumi wanita ini mumi bertato paling misterius di dunia kuno. Ia hidup antara 1000 dan 600 SM, memiliki tato oval dan bulan sabit di wajahnya, yang menunjukkan bahwa ia pemuja Dewi. Sementara seorang mumi laki-laki, yang dikenal sebagai Chrechen, memiliki tato matahari di pelipisnya, yang mungkin mewakili Dewa laki-laki. Foto: Victor Mair

Pada akhir 1890-an, beberapa mumi wanita bertato ditemukan di Mesir. Tato di mumi amunet ini menutupi sebagian besar perut bagian bawah dan tubuhnya. Foto: Tattoo.com

Tato mumi pria Chinchorro di Amerika Selatan menampilkan serangkaian titik-titik hitam di atas bibir atasnya, membuatnya terlihat seperti kumis tipis. Tanda-tanda ini unik karena tidak ada mumi Chinchorro lainnya yang memiliki tato serupa. Sejumlah peneliti percaya bahwa tato pria Chinchorro itu menunjukkan status sosial. Foto: Illustration of Chinchorro man with facial marks, credit Lars Krutak. (R) Head of Chinchorro mummy, Wiki Commons, Pablo Trincado.

Para ahli menentukan bahwa orang menggunakan abu perapian untuk membuat pigmen guna membuat tato mumi Ötzi. Banyak peneliti berspekulasi bahwa simbol tersebut mungkin berhubungan dengan akupunktur dan upaya untuk meredakan ketidaknyamanan yang ia alami semasa hidup. Foto: South Tyrol Archaeological Museum.

(/)